Antibodi Covid-19 Cuma Bertahan 5 Bulan Usai Sembuh, Haruskah Khawatir?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 19 Oktober 2020 | 13:10 WIB
Antibodi Covid-19 Cuma Bertahan 5 Bulan Usai Sembuh, Haruskah Khawatir?
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Dugaan kasus infeksi ulang virus corona baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri di masyarakat.

Banyak masyarakta khwatir bahwa kekebalan yang didapat setelah sembuh dari Covid-19 hanya bersifat jangka pendek.

Dilansir dari Medical News Today, penelitian langka menunjukkan bahwa jumlah antibodi dalam aliran darah seseorang yang mampu melumpuhkan virus menurun tajam setelah infeksi awal.

Namun, para ilmuwan di Fakultas Kedokteran Universitas Arizona (UArizona) di Tucson kini telah menemukan bukti kekebalan jangka panjang pada orang yang pernah terjangkit COVID-19.

Mereka menguji keberadaan antibodi terhadap virus pada hampir 6.000 orang dan kemudian menindaklanjutinya selama beberapa bulan.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

“Kami dengan jelas melihat antibodi berkualitas tinggi masih diproduksi 5-7 bulan setelah infeksi SARS-CoV-2,” kata Dr. Deepta Bhattacharya, seorang profesor imunobiologi di universitas, yang ikut memimpin penelitian.

“Banyak kekhawatiran telah diungkapkan tentang kekebalan terhadap COVID-19 yang tidak bertahan lama. Kami menggunakan studi ini untuk menyelidiki pertanyaan itu dan menemukan kekebalan stabil selama setidaknya 5 bulan. ”

Bhattacharya menunjukkan bahwa orang yang tertular virus SARS-CoV yang bertanggung jawab atas wabah SARS 2002-2004 masih kebal 12–17 tahun setelah terinfeksi. Virus ini sangat mirip dengan SARS-CoV-2.

"Jika SARS-CoV-2 seperti yang pertama, kami memperkirakan antibodi bertahan setidaknya 2 tahun, dan tidak mungkin untuk sesuatu yang lebih pendek," katanya.

Dalam makalah mereka yang diterbitkan di jurnal Immunity, para ilmuwan juga mencatat bahwa dari hampir 30 juta kasus COVID-19 sejak Desember 2019, hanya ada sekitar 10 kasus infeksi ulang yang dikonfirmasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Temukan 2.020 Hoaks Terkait Pandemi Covid-19

Pemerintah Temukan 2.020 Hoaks Terkait Pandemi Covid-19

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:24 WIB

Need a Hug? Coba Peluk Sapi, Bisa Bikin Tenang dan Rileks

Need a Hug? Coba Peluk Sapi, Bisa Bikin Tenang dan Rileks

Jabar | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:20 WIB

Positif Covid-19, Menkes Negara Ini Pilih Dirawat di Rumah

Positif Covid-19, Menkes Negara Ini Pilih Dirawat di Rumah

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:15 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB