Mudah dan Cepat, Pahami Pola Penularan Norovirus

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 19 Oktober 2020 | 18:05 WIB
Mudah dan Cepat, Pahami Pola Penularan Norovirus
Ilustrasi Norovirus. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus Norovirus yang ditemukan di China, menimbulkan kekhawatiran bahwa penyakit itu akan menyebar ke seluruh dunia. Terlebih, norovirus termasuk penyakit yang dapat dengan mudah menyebar dan menular.

Tapi sebenarnya hal itu bisa dihindari jika sejak awal paham pola penularannya. Dilansir dari situs Centers for Disease Control dan Prevention (CDC) Amerika Serikat, Anda bisa tertular norovirus dengan tidak sengaja memasukkan partikel kecil kotoran atau muntahan dari orang yang terinfeksi ke dalam mulut Anda.

Norovirus dapat dengan mudah mencemari makanan dan air karena hanya dibutuhkan sejumlah kecil partikel virus untuk membuat Anda sakit.

Penularan juga bisa terjadi saat makanan dan air yang terkontaminasi norovirus dengan berbagai cara, termasuk ketika orang yang terinfeksi menyentuh makanan dengan tangan kosong yang terdapat partikel kotoran atau muntahan di atasnya.

Selain itu, makanan yang diletakkan di atas meja atau permukaan yang memiliki partikel kotoran atau muntahan di atasnya juga bisa berisiko terjadi penularan.

Kemudian, tetesan kecil muntahan dari orang yang terinfeksi menyembur ke udara dan mendarat di makanan juga mesti kamu waspadai. Hal itu juga menjadi risiko penularan.

Dalam hal makanan yang ditanam atau dipanen dengan air yang terkontaminasi, seperti tiram yang dipanen dari air yang terkontaminasi, atau buah dan sayuran yang diairi dengan air yang terkontaminasi di lapangan juga bisa berisiko.

Untuk itu penting untuk selalu memperhatikan risiko penularan di atas.

Sebagai informasi, sebagian besar wabah ini terjadi di pengaturan layanan makanan seperti restoran. Pekerja makanan yang terinfeksi seringkali menjadi sumber wabah, seringkali dengan menyentuh makanan siap makan, seperti buah dan sayuran mentah, dengan tangan kosong sebelum menyajikannya.

Namun, makanan apa pun yang disajikan mentah atau ditangani setelah dimasak dapat terkontaminasi oleh norovirus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Penyakit Lain, Ini Gejala Norovirus yang Mesti Diwaspadai

Mirip Penyakit Lain, Ini Gejala Norovirus yang Mesti Diwaspadai

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Waspada! Wabah Diare Norovirus, Kenali Gejalanya

Waspada! Wabah Diare Norovirus, Kenali Gejalanya

Bali | Senin, 19 Oktober 2020 | 12:36 WIB

Waspada Warga Sumsel! Selain Covid 19, Norovirus juga Menyerang Organ Tubuh

Waspada Warga Sumsel! Selain Covid 19, Norovirus juga Menyerang Organ Tubuh

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:15 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB