Ada Tumor, Perempuan Ini Pilih Jual Rahimnya Secara Online

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:39 WIB
Ada Tumor, Perempuan Ini Pilih Jual Rahimnya Secara Online
Ilustrasi rahim perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa perempuan harus menghadapi cobaan besar saat rahim harus diangkat untuk menyembuhkannya dari penyakit. Ini artinya mereka harus merelakan untuk tidak lagi bisa memiliki keturunanan biologis.

Seperti yang dialami Patricia Prakash (24). Prakash menderita fibroid atau tumor non-kanker yang membuat dokter harus mengangkat rahim perempuan muda tersebut untuk mengobati penyakitnya.

Kemungkinan inilah yang membuat Prakash menjual rahimnya secara online seharga 750 dollar atau sekitar Rp 11,2 juta, sebagai antisipasi jika di kemudian hari ia butuh dana tambahan untuk operasi pengangkatan fibroidnya, seperti diwartakan Metro, Selasa (20/10/2020).

Tapi iklannya tidak berlangsung lama, karena platform Etsy tempatnya menjual langsung menghapus iklan tersebut.

Prakash pun akhirnya meluncurkan petisi, agar AS melegalkan penjualan organ saat penjualnya menghadapi masalah medis.

Perempuan asal Eureka Montana itu pun mengakui hampir semua perempuan di keluarga dari pihak ibunya harus mengalami pengangkatan rahim di usia 20 hingga 30 tahunan awal karena sakit.

"Waktu saya semakin dekat, dan saya khawatir saya mungkin harus mengeluarkan uang lebih banyak, tapi di saat bersamaan saya juga harus kehilangan (rahim) miliki saya. Lalu saya berpikir kenapa tidak menjualnya saja," terang Prakash.

"Jika secara medis diputuskan saya harus kehilangan rahim saya, lantas mengapa saya tidak bisa mendapatkan uang untuk itu, atau setidaknya membayar tagihan pengobatan penyakit," sambungnya.

Terlepas dari itu Prakash sangat tidak ingin menjual rahimnya secara ilegal, itulah kenapa ia lebih memilih memperjuangkan haknya untuk memilih.

Petisi yang dibuat Prakash memang belum banyak mendapat tanggapan, sehingga ia mencantumkannya di platform penjualan Etsy, sebelum akhirnya dihapus.

"Saya tahu kasus saya mungkin tidak cukup untuk mengubah hukum. Tapi saya berharap petisi saya setidaknya mulai diberi perhatian terhadap situasi saya saat ini," tutup Prakash.

Sementara itu penyakit Fibroid yang dialami Prakash adalah pertumbuhan benjolan non-kanker atau tumor jinak yang berkembang di dalam atau di sekitar rahim.

Pertumbuhan tumor ini terdiri dari otot dan jaringan fibrosa, dengan ukuran yang bervariasi. Fibroid juga sering disebut mioma uterus atau leiomioma.

Banyak perempuan tidak menyadari bahwa mereka menderita fibroid karena tidak memiliki gejala apa pun. Perempuan yang menderita fibroid, setidaknya mengalami satu hingga tiga gejala sebagai berikut:

- Periode menstruasi yang menyakitkan
- Nyeri perut
- Nyeri punggung bawah
- Sering ingin buang air kecil
- Sembelit
- Nyeri atau rasa tidak nyaman saat berhubungan seksual

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keterlambatan Diagnosis Kanker Payudara pada Pria Bisa Berakibat Fatal

Keterlambatan Diagnosis Kanker Payudara pada Pria Bisa Berakibat Fatal

Health | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 07:46 WIB

Adenomiosis, Kondisi yang Memengaruhi Jaringan Rahim Seperti Endometriosis

Adenomiosis, Kondisi yang Memengaruhi Jaringan Rahim Seperti Endometriosis

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:05 WIB

Umi Pipik Minta Sumbangan untuk Obati Tumor? Ini Fakta Sebenarnya

Umi Pipik Minta Sumbangan untuk Obati Tumor? Ini Fakta Sebenarnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:53 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB