Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali

Vania Rossa

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:02 WIB
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
Ilustrasi Operasi TAVI (dok. Bali International Hospital)
baca 10 detik
  • Sapporo Cardio Vascular Clinic (SCVC) resmi hadir di Bali melalui kerja sama dengan Bali International Hospital, membuka akses prosedur jantung minimal invasif TAVI bagi pasien Indonesia.
  • Prosedur TAVI memungkinkan penggantian katup aorta tanpa operasi jantung terbuka, dengan risiko lebih rendah dan pemulihan lebih cepat, menjadi alternatif penting bagi pasien lanjut usia atau berisiko tinggi.
  • Kolaborasi dokter internasional dan lokal di SCVC bertujuan memperluas akses layanan jantung kompleks berstandar internasional serta meningkatkan kapabilitas kardiologi intervensi di Indonesia.

Suara.com - Indonesia kini memiliki akses lebih luas terhadap layanan kardiovaskular canggih setelah Sapporo Cardio Vascular Clinic (SCVC) resmi hadir di Bali melalui kerja sama dengan Bali International Hospital (BIH). Kehadiran SCVC ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan operasi Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) pertama di Bali, menandai tonggak penting bagi pengembangan layanan jantung modern di Indonesia.

Tindakan TAVI pertama dilakukan pada 7 Maret 2026 untuk dua pasien dengan stenosis aorta berat, kondisi penyempitan katup jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung hingga kematian jika tidak ditangani. Dr. I Made Junior Rina Artha, Sp.JP, SubSp.Kl.,IKKv(K) dari SCVC memimpin prosedur bersama Prof. Lam Yat Yin dan Prof. Su Xi dari Hong Kong Asia Medical Group (HKAMG).

“Banyak pasien stenosis aorta berat datang dalam kondisi lanjut dan berisiko tinggi untuk menjalani operasi terbuka. Dengan TAVI, kami dapat memberikan alternatif terapi yang lebih aman dan efektif dengan proses pemulihan lebih cepat,” ujar Dr. Rina Artha, Senin (9/3/2026).

Seluruh biaya prosedur dalam program ini ditanggung oleh HKAMG sebagai bagian dari Surgery CSR Program, inisiatif kemanusiaan yang bertujuan memperluas akses pasien Indonesia terhadap teknologi medis mutakhir yang sebelumnya sulit dijangkau.

TAVI: Alternatif Minimal Invasif bagi Penyakit Katup Jantung

TAVI merupakan prosedur minimal invasif untuk mengganti katup aorta tanpa operasi jantung terbuka. Katup baru dimasukkan melalui kateter, biasanya diakses melalui arteri paha, sehingga risiko komplikasi lebih rendah dan pasien dapat pulih lebih cepat, rata-rata 48–72 jam. Prosedur ini menjadi solusi penting bagi pasien lanjut usia atau mereka yang memiliki risiko tinggi operasi terbuka.

“Dengan TAVI, pasien tidak perlu lagi mencari pengobatan ke luar negeri. Prosedur ini membuka peluang bagi pasien Indonesia memperoleh penanganan jantung kompleks dengan standar internasional lebih dekat dengan rumah mereka,” tambah Dr. Noel Yeo, Chief of Commercial & Operations BIH.

Kolaborasi Global untuk Standar Layanan Tinggi

Kehadiran SCVC di Bali juga membawa kolaborasi internasional yang memungkinkan transfer pengetahuan kepada dokter lokal melalui diskusi kasus multidisiplin dan penerapan standar klinis terintegrasi. Hal ini sejalan dengan komitmen jangka panjang HKAMG untuk memperkuat layanan kardiovaskular berteknologi tinggi di Asia Tenggara.

baca juga

Steven Tse, CEO HKAMG, mengatakan, “Selama lebih dari dua dekade, kami berkomitmen mengembangkan layanan kardiovaskular melalui integrasi praktik medis, pendidikan, dan penelitian. Kehadiran SCVC di Indonesia memastikan inovasi medis dapat diakses oleh pasien yang benar-benar membutuhkan.”

Manfaat Bagi Pasien dan Sistem Kesehatan

Dengan adanya layanan ini, pasien Indonesia dengan stenosis aorta berat atau kondisi jantung kompleks kini memiliki alternatif aman dan efektif. Selain memperluas akses, prosedur TAVI di BIH juga meningkatkan kapasitas layanan kardiologi intervensi di Indonesia dan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi layanan kesehatan internasional.

Dr. Rina Artha menambahkan, “Kolaborasi tenaga ahli dalam dan luar negeri ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan standar layanan jantung intervensi di Indonesia. Kami berharap semakin banyak pasien yang bisa menerima prosedur kompleks tanpa harus meninggalkan tanah air.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi

Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi

Health | Rabu, 18 Februari 2026 | 21:00 WIB

Fans Kim So Hyun Kompak Sumbang Rp1,2 Miliar di Momen Ultah Sang Aktor

Fans Kim So Hyun Kompak Sumbang Rp1,2 Miliar di Momen Ultah Sang Aktor

Entertainment | Selasa, 17 Februari 2026 | 08:02 WIB

Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan

Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan

Health | Senin, 16 Februari 2026 | 12:31 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×