Meski Cuma Kulit dan Tulang, Simak 3 Manfaat Ceker Ayam untuk Kesehatan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:40 WIB
Meski Cuma Kulit dan Tulang, Simak 3 Manfaat Ceker Ayam untuk Kesehatan
Ceker ayam. [shutterstock]

Suara.com - Kaki ayam atau cekar ayam sering kali menjadi camilan. Cekar ayam dibalur dengan kulit, tulang rawan, dan tendon. Meski sedikit daging dan kebanyakan kulit serta tulang, ceker nyatanya masih mengandung berbagai nutrisi.

Melansir dari Healthline, sepasang ceker mengandung 150 kalori, 14 gram protein, 10 gram lemak dan 0,14 gram karbohidrat. Selain itu ceker juga memenuhi 5 persen kebutuhan harian kalsium, 5 persen kebutuhan harian fosfor, 2 persen kebutuhan harian vitamin A, dan 15 persen kebutuhan harian folat.

Sekitar 70 persen total kandungan protein dari ceker adalah kolagen, protein struktural yang memberikan bentuk, kekuatan, dan ketahanan terhadap kulit, tendon, otot, tulang, dan ligamen. Ceker ayam juga merupakan sumber folat (vitamin B9) yang membantu sintesis DNA dan membantu mencegah kelainan kelahiran.

Melansir dari Healthline, berikut beberapa manfaat potensial ceker ayam pada kesehatan, antara lain:

1. Kesehatan Kulit

Manfaat kesehatan potensial dari ceker ayam sebagian besar terkait dengan kandungan kolagennya yang tinggi. Asupan kolagen sendiri dapat meningkatkan hidrasi, kekasaran, elastisitas, dan kepadatan kulit.

Sebuah studi 6 bulan pada 105 wanita dengan selulit sedang menemukan bahwa konsumsi kolagen secara teratur secara signifikan mengurangi selulit dan kerutan kulit dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dalam review dari 11 studi pada 805 orang, asupan kolagen menunjukkan manfaat jangka pendek dan jangka panjang untuk penyembuhan luka dan penuaan kulit.

2. Mengurangi Nyeri Sendi

Kolagen di ceker bisa meredakan nyeri sendi. Penelitian menunjukkan bahwa kolagen dapat merangsang regenerasi jaringan untuk mengurangi gejala osteoartritis.

Jenis arthritis ini bisa merusak tulang rawan serta memungkinkan tulang bergesekan satu sama lain sehingga menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan sulit bergerak.

Ilustrasi cakar ayam. (Suara.com/Angga Boedhijanto)
Ilustrasi cakar ayam. (Suara.com/Angga Boedhijanto)

3. Bantu Cegah Tulang Keropos

Asupan kolagen dapat meningkatkan pembentukan dan kepadatan tulang pada peremuan pascamenopause. Sebuah studi selama 1 tahun pada 102 perempuan menemukan bahwa mengonsumsi 5 gram peptida kolagen per hari meningkatkan kepadatan mineral tulang dan menurunkan degradasi tulang.

Meskipun memiliki berbagai manfaat, ceker ayam sering kali disajikan dengan cara digoreng, sehingga bisa menurunkan manfaatnya. Sebagaimana diketahui, makanan yang digoreng kaya akan asam lemak trans (TFA), lemak tidak sehat yang membahayakan kesehatan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat Selama Masa Pandemi

Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat Selama Masa Pandemi

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:03 WIB

Ingin Makan Nasi Rendang Hingga Soto Ayam di London? Kafe Ini Tempatnya!

Ingin Makan Nasi Rendang Hingga Soto Ayam di London? Kafe Ini Tempatnya!

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2020 | 15:55 WIB

Bisa Jaga Kesehatan Jantung hingga Gula Darah, Simak 4 Manfaat Terung

Bisa Jaga Kesehatan Jantung hingga Gula Darah, Simak 4 Manfaat Terung

Health | Minggu, 18 Oktober 2020 | 20:12 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB