Diet Ketogenik atau Tinggi Lemak Diklaim dapat Mencegah Gagal Jantung

Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:25 WIB
Diet Ketogenik atau Tinggi Lemak Diklaim dapat Mencegah Gagal Jantung
Diet keto atau diet ketogenik. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian dari Saint Louis University menemukan diet atau pola makan tinggi lemak atau ketogenik dapat sepenuhnya mencegah atau bahkan, membalikkan gagal jantung yang disebabkan oleh proses metabolisme.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Kyle S. McCommis, Ph.D., asisten profesor di Biokimia dan Biologi Molekuler di Universitas Saint Louis, melihat proses metabolisme yang tampaknya 'ditolak' oleh kondisi gagal jantung.

"Jadi, studi ini menunjukkan bahwa konsumsi makanan kaya lemak dan rendah karbohidrat mungkin merupakan intervensi terapi nutrisi untuk mengobati gagal jantung," jelas McCommis, dilansir Medical Xpress.

Diet ketogenik merupakan metode yang menerapkan pola makan tinggi lemak sehat, tetapi rendah karbohidrat.

Temuan dengan judul Nutritional Modulation of Heart Failure in Mitochondrial Pyruvate Carrier-Deficient Mice, ini terbit dalam jurnal Nature Metabolism pada Senin (26/10/2020).

Diet ketogenic yang dikenal pula dengan sebutan diet keto, yaitu diet karbohidrat. (Shutterstock)
Diet ketogenic yang dikenal pula dengan sebutan diet keto, yaitu diet karbohidrat. (Shutterstock)

"Menariknya, gagal jantung ini dapat dicegah atau bahkan, dibalik dengan memberikan diet ketogenik, yang tinggi lemak dan rendah karbohidrat," tulis peneliti.

Selain itu, puasa 24 jam pada tikus, yang juga 'ketogenik', juga memberikan perbaikan signifikan dalam pembentukan jantung kembali.

Diet dengan kandungan lemak lebih tinggi, tetapi cukup karbohidrat untuk membatasi ketosis juga secara signifikan meningkatkan gagal jantung pada tikus yang tidak memiliki ekspresi mitochondrial pyruvate carrier (MPC) jantung.

"Studi kami mengungkapkan peran penting untuk pemanfaatan MPC dalam fungsi jantung, dan menyoroti potensi diet ketogenik untuk meningkatkan metabolisme lemak jantung untuk mencegah atau membalikkan disfungsi jantung," tandas McCommis.

Baca Juga: Webinar Hari Jantung Sedunia, Dokter Paparkan Tahapan Gejala Gagal Jantung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI