Ilmuwan MIT Rancang Masker Jaring Tembaga yang Bisa Bunuh Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 29 Oktober 2020 | 16:42 WIB
Ilmuwan MIT Rancang Masker Jaring Tembaga yang Bisa Bunuh Virus Corona
Ilustrasi masker. (Pexels/Billy Markus)

Suara.com - Masker wajah telah terbukti efektif menyaring virus corona Covid-19 sehingga mengurangi risiko infeksi. Tapi, sekarang tim peneliti dari MIT berharap untuk melangkah lebih jauh dan membuat masker yang bisa menonaktifkan virus.

Para peneliti bertujuan untuk membuat masker dengan menggabungkan jaring tembaga yang dipanaskan. Saat orang memakai masker bernapas masuk dan keluar, maka udara akan mengalir berulang kali melintasi jaring.

Lalu, partikel virus corona di udara bisa diperlambat dan dinonaktifkan oleh jaring dan suhu tinggi. Peneliti mengatakan masker semacam itu bisa bermanfaat bagi para profesional kesehatan dan anggota masyarakat dalam situasi sempit.

"Ini adalah konsep masker yang benar-benar baru karena tidak hanya memblokir virus corona Covid-19, tetapi juga bisa memperlambat serta menonaktifkannya," kata Michael Strano, Profesor Teknik Kimia Carbon P. Dubbs di MIT dikutip dari Medical Xpress.

Para peneliti menjelaskan konsep barunya mengenai masker untuk menangkan virus corona ini ke ArXiv. Mereka juga telah mulai membangun prototipe dan berharap segera mengujinya.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Strano adalah penulis senior makalah ini dan mahasiswa pascasarjana MIT Samuel Faucher adalah penulis utamanya. Penulis lain termasuk mahasiswa pascasarjana MIT Daniel Lundberg, Xinyao Liang dan Xiaojia Jin, sarjana Rosalie Phillips, postdoc Dorsa Parviz serta Jacopo Buongiorno, Profesor Ilmu dan Teknik Nuklir TEPCO di MIT.

Strano dan Buongiorno mulai mengeksplorasi konsep untuk jenis masker wajah baru pada Maret 2020. Mereka mulai menggali laporan ilmiah yang ada tentang berbagai jenis masker dan tidak menemukan masker yang dirancang khusus untuk membunuh virus corona.

"Masker yang dipakai semua orang sekarang dirancang hanya untuk menangkap beberapa virus. Masker memang menawarkan perlindungan, tapi tidak ada masker yang berfungsi menonaktifkan virus dan mensterilkan udara," kata Strano.

Karena itu, tim penelitinya mulai merancang masker yang membunuh virus corona Covid-19 dengan panas. Mereka memutuskan untuk memakai jaring tembaga sebagai elemen pemanas dan penangkat.

baca juga

"Sebagian besar masker sekarang berfungsi sebagai penyaring untuk menangkal partikel kecil virus corona. Tapi, masker buatan kami ini mengandalkan mekanisme yang berbeda dan bekerja dengan inaktivasi termal," jelasnya.

Para peneliti telah menghitung seberapa cepat virus corona terdegradasi pada suhu dan kondisi yang berbeda. Mereka pun menemukan bahwa suhu sekitar 90 derajat celcius bisa mencapai penurunan partikel virus antara seribu kali lipat dan jutaan kali lipat, tergantung pada ukuran masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Masker Wajah Glad2Glow untuk Kulit Bersih, Lembap, dan Glowing

3 Rekomendasi Masker Wajah Glad2Glow untuk Kulit Bersih, Lembap, dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

5 Cara Membuat Masker Bedak Marcks untuk Mengeringkan Jerawat

5 Cara Membuat Masker Bedak Marcks untuk Mengeringkan Jerawat

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Beda Masker Sariayu Beras Putih dan Merah: Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Beda Masker Sariayu Beras Putih dan Merah: Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Masker Sariayu Kacang Hijau untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Masker Sariayu Kacang Hijau untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Bagaimana Cara Mengunci Bedak Padat agar Tidak Luntur saat Pakai Masker? Ikuti 7 Tips Ini

Bagaimana Cara Mengunci Bedak Padat agar Tidak Luntur saat Pakai Masker? Ikuti 7 Tips Ini

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:47 WIB

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×