5 Mitos Program Kehamilan yang Sebaiknya Jangan Cepat Anda Percaya

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 09:10 WIB
5 Mitos Program Kehamilan yang Sebaiknya Jangan Cepat Anda Percaya
Ilustrasi perempuan hamil [shutterstock]

Suara.com - Memiliki buah hati adalah impian setiap pasangan suami istri. Tidak jarang mereka yang sudah bertahun-tahun tak kunjung mendapat buah hati, rela mengeluarkan kocek mahal untuk menjalani program kehamilan.

Saat menjalani program kehamilan, kritik, nasihat kerap berdatangan dari keluarga hingga sahabat. Eits, jangan ditelan bulat-bulat ya nasihat yang umumnya diutarakan oleh awam.

Karena kerap kali, kita malah terjebak dan termakan mitos seputar infertilitas atau ketidaksuburan.

Berikut mitos kehamilan yang marak beredar, dan sebaiknya jangan cepat-cepat Anda percaya, seperti yang dikutip dari Times of India berikut ini:

1. Kehamilan hanya tanggungjawab perempuan
Jangan sampai termakan stigma ini, karena proses kehamilan diperlukan kerjasama pasangan suami istri. Masalah infertilitas tidak hanya bisa dialami perempuan tetapi juga bisa dialami lelaki.

Data menunjukkan 30 hingga 40 persen infertilitas disebabkan oleh lelaki. Sehingga berhenti ambil kesimpulan bahwa selalu perempuan yang bisa bermasalah. Hanya diagnosis dokter yang berhak membuktikan akar masalah infertilitas ada di pihak siapa. Tapi ingat jangan pernah menyalahkan pasangan.

2. Usia memengaruhi kehamilan
Pemikiran ini bisa jadi benar adanya, namun umur tidak selalu berhubungan dengan infertilitas, perempuan tetap bisa hamil meski di usia tua. Teknologi IVF atau bayi tabung bisa jadi solusi, seperti penyimpanan sel telur atau penyimpanan embrio beku.

Lewat teknologi ini nantinya, saat pasangan siap untuk memiiliki momongan sel telur dan embrio beku bisa dimasukkan kembali dalam rahim perempuan.

3. Merasa tidak melakukan hubungan intim dengan benar
Beberapa orang percaya posisi seks bisa memengaruhi peluang memiliki buah hati, termasuk peluang memiliki anak perempuan atau laki-laki. Beberapa pendapat juga mengatakan melakukan hubungan seks di waktu tertentu meningkatkan peluang untuk memiliki buah hati.

Kedua pemikiran ini adalah mitos dan sebaiknya jangan Anda percaya. Meski berhasil dalam beberapa kasus, tapi ini tidak jadi jaminan dan bisa berlaku sama pada semua orang.

4. Pernah hamil menjamin tidak akan alami infertilitas
Ini adalah mitos karena masalah kesuburan bukan hanya dialami mereka yang tidak pernah hamil. Pasangan yang sudah memiliki buah hati pun, kerap bermasalah dengan infertilitas. Itulah mengapa orang-orang yang merencanakan kehamilan di usia 30-an, selalu disarankan berkonsultasi dengan spesialis kandungan.

5. Stres memengaruhi hubungan seks
Meski stres bisa menganggu fungsi hormon, pola tidur dan hubungan suami istri, tapi stres tidak akan memengaruhi hubungan seksual. Karena hanya frekuensi hubungan intim dan pemahaman tentang masa subur yang bisa meningkatkan peluang pasangan memiliki momongan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pernah Puas dengan Pasangan, Perempuan Ini Pilih Kawin-Cerai 10 Kali

Tak Pernah Puas dengan Pasangan, Perempuan Ini Pilih Kawin-Cerai 10 Kali

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 21:27 WIB

Ibu Hamil Rentan Demam, Apakah Gejala Covid-19?

Ibu Hamil Rentan Demam, Apakah Gejala Covid-19?

Health | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 19:35 WIB

Meghan Markle Diisukan Hamil Lagi, Benarkah?

Meghan Markle Diisukan Hamil Lagi, Benarkah?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 16:21 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB