Gunakan Kotoran Telinga, Ilmuwan Bisa Mendeteksi Tingkat Stres Seseorang!

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Rabu, 04 November 2020 | 08:39 WIB
Gunakan Kotoran Telinga, Ilmuwan Bisa Mendeteksi Tingkat Stres Seseorang!
Ilustrasi telinga gatal. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan menemukan cara baru dalam mendeteksi tingkat hormon stres kortisol, yaitu menggunakan kotoran telinga yang ada pada pasien.

Menurut mereka, cara ini dapat mengubah diagnosis dan perawatan bagi penderita depresi atau kondisi terkait stres.

Peneliti percaya, tes yang dapat dilakukan di rumah tanpa pengawasan klinis ini juga mungkin berpotensi dapat mengukur glukosa atau antibodi Covid-19 yang menumpuk di kotoran telinga.

Metode ini juga dinilai efektif serta murah dalam mengukur kadar kortisol kronis, jika dibandingkan dengan metode lain, seperti menggunakan sampel rambut.

Selain itu, tes darah, urin, dan air liur, juga hanya bisa mendeteksi tingkat kortisol dalam jangka pendek, bukan kronis, kata Dr Andres Herane-Vives, dari Institute of Cognitive Neuroscience University College London, Inggris.

"Pengambilan sampel kortisol sangat sulit, karena kadar hormon dapat berfluktuasi, jadi sampel mungkin bukan cerminan yang akurat dari kadar kortisol kronis seseorang. Selain itu, metode pengambilan sampel itu sendiri dapat menyebabkan stres dan memengaruhi hasil," jelas peneliti utama metode ini, Herane-Vives.

Berbeda dengan kotoran telinga, tambah Herane-Vives, yang tampaknya lebih stabil.

Ilustrasi telinga gatal. (Shutterstock)
Ilustrasi kotoran telinga (Shutterstock)

"Dengan perangkat baru kami, mudah untuk mengambil sampel dan menguji secara cepat, murah, dan efektif," sambungnya, dilansir The Guardian.

Perangkat pengujian yang dikembangkan timnya menyerupai kapas tetapi memiliki 'rem' untuk mencegahnya masuk terlalu jauh ke telinga dan menyebabkan kerusakan.

baca juga

Ujung perangkat ini berisi bahan organik, denan larutan yang telah diuji paling efektif dan andal dalam mengambil sampel, kata peneliti.

Studi percontohan melibatkan tim peneliti dari Inggris, Chili dan Jerman, yang merekrut 37 peserta studi untuk membandingkan teknik pengambilan sampel kortisol yang berbeda. Para peneliti juga menganalisis sampel rambut dan darah dari partisipan yang sama.

Sampel kotoran telinga ditemukan menghasilkan lebih banyak kortisol daripada sampel rambut.

Herane-Vives dan timnya juga menyelidiki apakah perangkat dapat digunakan untuk mengukur kadar glukosa, untuk memantau diabetes, dan bahkan, berpotensi mendeteksi antibodi Covid-19.

"Kami berharap dapat mengubah diagnosis dan perawatan bagi jutaan orang dengan depresi atau kondisi terkait kortisol seperti penyakit Addison dan sindrom Cushing, dan banyak kondisi lainnya," tandas Herane-Vives.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Berperan Penting, Ketahui Fakta Penting Lain dari Kotoran Telinga!

Selain Berperan Penting, Ketahui Fakta Penting Lain dari Kotoran Telinga!

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 18:26 WIB

Tidak Perlu Dibersihkan, Ternyata Kotoran Telinga Menyehatkan!

Tidak Perlu Dibersihkan, Ternyata Kotoran Telinga Menyehatkan!

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 17:09 WIB

Belajar dari Ifan Seventeen, Ini Cara Bersihkan Kotoran Telinga yang Benar!

Belajar dari Ifan Seventeen, Ini Cara Bersihkan Kotoran Telinga yang Benar!

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:13 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:42 WIB

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal

Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:36 WIB

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:05 WIB

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

×