Ragam Khasiat Daun Sambung Nyawa, Bisa Buat Penderita Diabetes

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 05 November 2020 | 05:10 WIB
Ragam Khasiat Daun Sambung Nyawa, Bisa Buat Penderita Diabetes
Ilustrasi daun sambung nyawa.

Suara.com - Daun sambung nyawa, atau yang dikenal sebagai daun dewa saat ini sedang menjadi tren karena bisa digunakan untuk olahan campuran makanan, seperti mie ayam.

Tak hanya itu, daun sambung nyawa dapat dikonsumsi dalam keadaan mentah sebagai lalapan. Bahkan, rebusan daun sambung nyawa juga dapat diminum seperti meminum teh dengan cara merebus beberapa helai daunnya dan meminumnya. 

Beberapa penelitian melaporkan bahwa ekstrak daun sambung nyawa mengandung berbagai zat aktif kimiawi yang baik untuk kesehatan, seperti saponin, tanin, terpenoid, flavonoid, kaempferol-3-O-rutinoside, kaempferol, dan stragalin.

Untuk mengenal lebih jauh manfaat daun sambung nyawa, berikut seperti dikutip dari Alodokter, yaitu:

1. Meredakan peradangan

Ilustrasi kesemutan, pegal, nyeri pergelangan tangan, rematik. (Shutterstock)
Ilustrasi kesemutan, pegal, nyeri pergelangan tangan, rematik. (Shutterstock)

Kandungan etanol, steroid, flavonoid, dan kaempferol dalam ekstrak daun sambung nyawa memiliki sifat antiinflamasi dan antivirus. Oleh karena itu, tanaman ini dipercaya dapat meredakan peradangan, seperti rematik, dan penyakit tertentu yang disebabkan oleh virus.

2. Membantu melawan kanker

Tanaman ini sudah sejak lama digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk kanker darah, kanker rahim, dan kanker payudara. Ekstrak dari daun sambung nyawa menunjukkan aktivitas yang dapat mencegah pertumbuhan dan pembelahan sel kanker, serta dapat membunuh sel tersebut. Dengan begitu, penyebaran kanker ke organ lain dapat dicegah.

Meski begitu, penelitian ini masih terbatas pada uji coba laboratorium, sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih jauh mengenai efektivitas daun sambung nyawa dalam pengobatan kanker pada manusia.

baca juga

3. Mengatasi diabetes dan kemandulan

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Beberapa penelitian melaporkan bahwa ekstrak daun sambung nyawa dapat menurunkan kadar gula darah. Selain itu, daun ini juga dilaporkan dapat mengatasi masalah kemandulan akibat diabetes dengan cara meningkatkan jumlah, pergerakan, dan kualitas sperma, serta mengurangi persentase sperma yang mati.

4. Mengatasi gangguan pencernaan

Luka pada lambung dan usus yang bisa menyebabkan perdarahan pada saluran cerna juga diyakini dapat diredakan dengan ekstrak daun sambung nyawa. Selain itu, ekstrak daun ini terlihat dapat mencegah terbentuknya tukak lambung dan melindungi lapisan dalam lambung.

5. Mengatasi hipertensi dan melindungi jantung

Beberapa penelitian melaporkan bahwa daun sambung nyawa dapat mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) dengan cara mencegah aktivitas angiotensin converting enzyme (ACE), yaitu enzim yang mengatur tekanan darah dan melebarkan pembuluh darah. Dengan teratasinya hipertensi, risiko untuk terjadinya penyakit jantung juga dapat ditekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekstrak Lidah Buaya Bisa Kurangi Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Caranya!

Ekstrak Lidah Buaya Bisa Kurangi Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Caranya!

Health | Rabu, 04 November 2020 | 15:14 WIB

Lepuh hingga Luka Terbuka, Simak 4 Masalah Kulit Tanda Diabetes

Lepuh hingga Luka Terbuka, Simak 4 Masalah Kulit Tanda Diabetes

Health | Rabu, 04 November 2020 | 11:13 WIB

Gunakan Kotoran Telinga, Ilmuwan Bisa Mendeteksi Tingkat Stres Seseorang!

Gunakan Kotoran Telinga, Ilmuwan Bisa Mendeteksi Tingkat Stres Seseorang!

Health | Rabu, 04 November 2020 | 08:39 WIB

Terkini

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

×