Jurnal Cell: Makin Cepat Sembuh, Antibodi Pasien Covid-19 Lebih Tahan Lama

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Sabtu, 07 November 2020 | 15:01 WIB
Jurnal Cell: Makin Cepat Sembuh, Antibodi Pasien Covid-19 Lebih Tahan Lama
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Peneliti dari Brigham and Women’s Hospital di Boston, memimpin studi baru tentang ketahanan antibodi pada pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.  Hasil dari penelitian tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Cell di mana menyatakan bahwa pasein Covid-19 yang semakin cepat sembuh maka antibodi dalam tubuh semakin bertahan lama.

Melansir dari Medical News Today, para ilmuwan memeriksa sampel darah dan sel dari orang yang telah pulih Covid-19 ringan hingga sedang. Meskipun sebagian besar orang mengalami penurunan antibodi anti-SARS-CoV-2, sekelompok kecil individu mempertahankan antibodi selama beberapa bulan.

Untuk melakukan penelitian, tim merekrut 92 orang dari wilayah Boston yang dikonfirmasi positif Covid-19 antara Maret hingga Juni.

Lima orang dalam penelitian ini dirawat di rumah sakit, sementara pasien lainnya bergejala ringan. Para ilmuwan mengumpulkan sampel darah secara bertahap ketika gejalanya mulai sembuh.

Setelah mengukur antibodi imunoglobulin G spesifik virus selama 3 hingga 4 bulan, tim menemukan bahwa sebagian besar pasien menunjukkan penurunan penanda kekebalan. Namun 20 persen pasien lainnya mempertahankan atau bahkan meningkatkan produksi antibodi antivirus selama jangka waktu 3 hingga 4 bulan.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Para peserta yang mempertahankan antibodi, sebelumnya mengalami gejala Covid-19 yang lebih singkat, rata-rata sekitar 10 hari. Sementara mereka yang mengalami serangan penyakit lebih lama sekitar 16 hari, antibodi mereka cenderung bertahan lebih singkat.

“Jenis tanggapan kekebalan yang kami lihat pada orang-orang ini mirip seperti berinvestasi dalam polis asuransi, itu adalah cara sistem kekebalan untuk menambahkan lapisan perlindungan potensial terhadap tantangan virus di masa depan," catat para peneliti. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pneumonia dan Covid-19 Punya Gejala yang Mirip, Bagaimana Membedakannya?

Pneumonia dan Covid-19 Punya Gejala yang Mirip, Bagaimana Membedakannya?

Banten | Sabtu, 07 November 2020 | 14:05 WIB

Ragam Buah yang Bisa Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh

Ragam Buah yang Bisa Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh

Sumsel | Sabtu, 07 November 2020 | 13:43 WIB

Terawan Disebut Sukses Tangani Covid, Ahli: Kemenkes Salah Baca Surat WHO

Terawan Disebut Sukses Tangani Covid, Ahli: Kemenkes Salah Baca Surat WHO

News | Sabtu, 07 November 2020 | 12:22 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB