Update Covid-19 Global: Oktober Catat Rekor Kasus Infeksi Harian Tertinggi

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 09 November 2020 | 07:44 WIB
Update Covid-19 Global: Oktober Catat Rekor Kasus Infeksi Harian Tertinggi
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Memasuki bulan Oktober dianggap sebagai awal fase terburuk pandemi Covid-19 yang tengah mewabah di seluruh dunia. Negara seperti Amerika Serikat alami lonjakan kasus infeksi baru yang mencapai lebih dari 100 ribu per hari untuk pertama kalinya.

Pun dengan negara-negara Eropa yang kembali mengalami peningkatan kasus infeksi. 

Kekinian, data yang dihimpun dari situs worldometers.info, per 9 November 2020 pukul 00.15 GMT atau 07.16 WIB tercatat ada 50,7 juta orang yang telah terinfeksi virus corona di dunia. 

Menurut penghitungan Reuters, gelombang kedua virus corona dalam 30 hari terakhir bertambah seperempat dari jumlah total kasus keseluruhan. Rata-rata selama tujuh hari terakhir menunjukkan infeksi baru secara global meningkat lebih dari 540 ribu per hari.

Lebih dari 1,26 juta orang telah meninggal dunia akibat penyakit pernapasan yang diduga pertama kali muncul di China akhir tahun lalu. Dan kini, penyebaran virus dalam beberapa waktu terakhir dinilai lebih cepat.

Dikutip Channel News Asia disebutkan, sebelumnya dibutuhkan waktu 32 hari untuk meningkatkan jumlah kasus dari 30 juta menjadi 40 juta. Saat ini hanya butuh 21 hari untuk menambah 10 juta kasus baru.

Eropa, dengan 12,1 juta kasus termasuk kawasan yang paling parah terkena dampak dan telah melampaui jumlah kasus di Amerika Latin. Eropa juga menyumbang 24 persen dari kematian akibat Covid-19 dengan total 292.872 jiwa.

Wilayah itu mencatat sekitar 1 juta infeksi baru setiap tiga hari atau lebih, atau 51 persen dari total kasus global. Perancis mencatat 54.440 kasus sehari pada rata-rata tujuh hari terakhir, tingkat yang lebih tinggi daripada India yang menjadi negara kedua di dunia dengan kasus Covid-19 terbanyak.

Gelombang kedua global sedang menguji sistem perawatan kesehatan di seluruh Eropa. Sehingga mendorong Jerman, Perancis, dan Inggris untuk memerintahkan banyak warga kembali ke rumah lagi.

Sedangkan Amerika Serikat, dengan sekitar 20 persen kasus global, menghadapi lonjakan terburuk dengan catatan lebih dari 100 ribu kasus virus corona harian pada rata-rata tujuh hari terakhir. 

Di Asia, India yang memiliki beban kasus tertinggi kedua di dunia tetapi telah mengalami perlambatan yang stabil sejak September, meskipun dimulainya musim festival Hindu. Total kasus melebihi 8,55 juta kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Virus Corona Perburuk Tinnitus? Begini Kata Peneliti Inggris!

Benarkah Virus Corona Perburuk Tinnitus? Begini Kata Peneliti Inggris!

Health | Minggu, 08 November 2020 | 21:07 WIB

PSBB Diperpanjang, Jumlah Kasus Positif Corona di Jakarta Tambah 821 Pasien

PSBB Diperpanjang, Jumlah Kasus Positif Corona di Jakarta Tambah 821 Pasien

Jakarta | Minggu, 08 November 2020 | 20:25 WIB

Miris! Balita 3,5 Tahun di Sumatera Barat Positif Covid-19

Miris! Balita 3,5 Tahun di Sumatera Barat Positif Covid-19

Health | Minggu, 08 November 2020 | 19:25 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB