Ngeri! Infeksi Menular Seksual pada Ibu Hamil Bisa Bikin Keguguran

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 12 November 2020 | 06:10 WIB
Ngeri! Infeksi Menular Seksual pada Ibu Hamil Bisa Bikin Keguguran
Ilustrasi keguguran. (Shutterstock)

Suara.com - Infeksi Menular Seksual (IMS) termasuk salah satu penyakit yang berbahaya, terutama jika terjadi pada ibu hamil. Penyakit itu bisa menyebabkan keguguran atau anak lahir secara prematur.    

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Rohma Triana mengatakan infeksi menular seksual merupakan penyakit serius yang bisa menyebabkan kemunculan berbagai komplikasi pada ibu hamil.

“Proses penularan penyakit ini bisa terjadi akibat adanya aktivitas seksual melalui mulut, anus, penis maupun vagina,” ujar dr. Rohma dalam pernyataannya di acara webinar Ngobrol Asik Seri 5 Health Care With Procare ‘Infeksi Menular Seksual’, Rabu (11/11/2020).

Terlepas dari itu, jenis infeksi menular seksual yang terjadi pada ibu hamil umumnya ialah Gonore alias gonorrhoea yang terjadi akibat paparan bakteri Neisseria gonorrhoeae. Jika terjadi, ibu hamil akan mengalami keputihan berlebih hingga mengeluarkan bau tak sedap.

Ibu hamil (Unsplash)
Ibu hamil (Unsplash)

Tak hanya itu, ibu hamil yang mengalami gonore dan tidak ditangani dengan baik juga dapat mengalami keguguran, kelahiran prematur, kehamilan di luar kandungan dan gangguan kesuburan di masa mendatang.

“Bayi yang lahir dari ibu dengan gonore sangat berisiko untuk mengalami kebutaan, infeksi sendi dan infeksi darah. Semua kondisi tersebut sangat mungkin mengancam nyawa,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata dia, jenis infeksi menular seksual lainnya yakni sifilis yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini dapat dengan mudah menular pada calon bayi jika dialami oleh ibu hamil.

Infeksi sifilis pada janin dapat dimulai sejak usia kehamilan 14 minggu dan risiko semakin meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Terjadinya kondisi ini membuat bayi berisiko tinggi untuk lahir secara prematur dan mengalami masalah organ tubuh.

Kemudian, jenis infeksi lainnya bakterial vaginosis adalah jenis infeksi vagina yang paling sering terjadi pada wanita yang sudah aktif secara seksual. Serta, herpes genitalis yang merupakan infeksi pada area genital ibu hamil yang disebabkan oleh virus Herpes simplex.

“Bila tak segera ditangani dampaknya akan sama persis yaitu akan merusak organ hingga kematian pada janin, maka dari itu lebih baik untuk menghindari dan segera obati jika mulai mengalami gejala infeksi menular seksual,” tutur dia.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Empat Tanda Ini, Awas Bisa Jadi Infeksi Menular Seksual

Muncul Empat Tanda Ini, Awas Bisa Jadi Infeksi Menular Seksual

Health | Rabu, 11 November 2020 | 20:49 WIB

Ketahui Bahaya yang Mengintai Perempuan Hamil yang Jadi Perokok Pasif

Ketahui Bahaya yang Mengintai Perempuan Hamil yang Jadi Perokok Pasif

Health | Rabu, 11 November 2020 | 15:00 WIB

Cegah Anak dari Penyakit Jantung Bawaan, Ini yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil

Cegah Anak dari Penyakit Jantung Bawaan, Ini yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil

Health | Minggu, 08 November 2020 | 15:58 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB