Orangtua Harus Tahu, Menstruasi Punya Dampak Psikologis Pada Anak Lho!

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 15 November 2020 | 11:54 WIB
Orangtua Harus Tahu, Menstruasi Punya Dampak Psikologis Pada Anak Lho!
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Suara.com - Usia menarche atau menstruasi pertama kali pada perempuan, semakin lama semakin muda. Padahal menstruasi dapat memberikan beberapa perubahan dan dampak psikoligis pada anak.

Jika sebelumnya menarche dialami oleh remaja perempuan berumur 11-14 tahun, saat ini, sebuah penelitian menemukan bahwa anak perempuan mengalami menstruasi pertama kali di umur 9-11 tahun.

"Masa pubertas, termasuk menarche di dalamnya memiliki banyak dampak psikis terutama pada anak yang baru pertama kali mengalami. Mulai dari perubahan emosi dan mental maupun perubahan perilaku. Semua perubahan ini berhubungan erat dengan hormon", ujar Psikolog Anak Devi Sani, M. Psi dalam acara peluncuran virtual website Charm Girls’ Talk beberapa waktu lalu.

Beberapa perubahan terkait emosi dan mental pun bisa jelas terlihat saat remaja mulai memasuki masa pubertas, khususnya menarche.

Devi menjelaskan, diantaranya adalah bergesernya dependensi dari orangtua menjadi depedensi pada opini teman, adanya perubahan hormonal membuat remaja jadi lebih self-conscious, merasa
ingin merasa "belong" ke sebuah kelompok, tetapi juga ingin dipandang sebagai individu yang unik.

"Jadi mereka lebih mendengar opini teman. Self-conscious meningkat, seperti saat berjerawat malu masuk sekolah. Ingin dipandang sebagai individu yang unik, misalnya gaya berpakaian yang berciri khas," jelasnya.

Selain itu, Devi juga menjelaskan, bahwa mereka makin ahli dalam menggunakan logika dan solusi untuk diri sendiri, mereka juga memiliki keinginan kuat untuk independen, meski tetap ada area di mana mereka membutuhkan bantuan orangtua.

Lainnya adalah perubahan perilaku di mana mereka mulai sangat peduli dengan penampilannya, lebih memilih hal-hal dengan resiko lebih besar, selalu termotivasi oleh penerimaan teman dan jam tidur juga berubah, misalnya menjadi lebih malam.

Remaja Putri Tak Mendapat Pendampingan Terkait Menarche

Sayangnya, di antara semua perubahan yang terjadi, terkait pubertas maupun menarche, ditemukan bahwa satu dari lima remaja putri Indonesia tidak mendapatkan informasi maupun pendampingan yang tetap mengenai menstruasi sebelum mereka mendapatkan menstruasi pertama.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia tahun 2019, 65 persen orangtua Indonesia tidak membicarakan tentang menstruasi ke anak, dan 45 persen orangtua Indonesia juga menganggap pembicaraan tentang menstruasi penting untuk dilakukan ke anak.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) yang turut berpartisipasi dalam peluncuran website menyampaikan, bahwa menstruasi perlu dikomunikasikan dan diedukasi dengan baik, dari mulai siklus-nya, hingga mitos yang berkaitan dengan menstruasi.

"Di masa sebelumnya, saya menyesali bahwa menstruasi tidak banyak diedukasi dengan mapan, padahal sebenarnya hal ini perlu dipahami dan mudah untuk dipahami," kata dia.

Lebih lanjut dr. Hasto menjelaskan, di mana berdasarkan pengalamannya, banyak perempuan yang pada akhirnya mengalami masalah berkaitan dengan reproduksi di waktu yang terlambat, karena mereka tidak memiliki pemahaman sejak dini.

Inilah kata dia, yang membuat anak dan perempuan remaja harus mengerti tentang reproduksi dan menstruasi sedini mungkin, karena memiliki kaitan
dengan masalah reproduksi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Redakan Kram Menstruasi, Coba Konsumsi Pisang dan 3 Makanan Ini

Bantu Redakan Kram Menstruasi, Coba Konsumsi Pisang dan 3 Makanan Ini

Jabar | Sabtu, 14 November 2020 | 07:02 WIB

Kenapa Sih Remaja Sekarang Menstruasi Lebih Dini? Ini Penjelasannya

Kenapa Sih Remaja Sekarang Menstruasi Lebih Dini? Ini Penjelasannya

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 09:06 WIB

4 Makanan yang Dapat Redakan Kram Menstruasi

4 Makanan yang Dapat Redakan Kram Menstruasi

Video | Kamis, 12 November 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB