Kenapa Harus Pakai Masker Usai Sembuh dari Virus Corona? Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 15 November 2020 | 14:34 WIB
Kenapa Harus Pakai Masker Usai Sembuh dari Virus Corona? Ini Alasannya!
Ilustrasi Masker. (Pixabay.com/Vesna_Pixi)

Suara.com - Dokter mengatakan orang yang tidak memakai masker setelah sembuh dari infeksi virus corona Covid-19 masih bisa menularkan penyakitnya ke orang lain. Karena, kekebalan yang dimilikinya dianggap masih membawa virus corona.

Selain berisiko menularkannya ke orang lain, mereka juga berisiko mengalami infeksi ulang virus corona Covid-19 meski sudah pernah dan dinyatakan sembuh.

Pakar kesehatan mengatakan masih belum kepastian mengenai lamanya kekebalan tubuh bertahan setelah terinfeksi virus corona dan sembuh.

Apalagi virus corona Covid-19 dikatakan masih bisa bertahan di saluran napas dan menyebar ke orang lain setelah terpapar ulang.

"Kemungkinan besar jika Anda terinfeksi sekali maka Anda lebih mungkin kebal terhadap infeksi kedua. Tapi, kekebalan terhadap infeksi tidak berarti Anda tidak bisa membawanya," jelas Dr Adi Shah, ahli penyakit menular di Mayo Clinic dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Dr Shah mengatakan seseorang masih bisa menularkan virusnya ke orang lain yang tidak memiliki kekebalan tersebut. Karena itu, orang yang sudah pernah terinfeksi dan sembuh tetap harus memakai masker.

Dr Dean Winslow, seorang dokter penyakit menular di Stanford Health Care, juga menunjukkan bahwa infeksi ulang mungkin saja terjadi. Tapi, kasus infeksi ulang ini sangat sedikit dan jarang terjadi di antara jutaan kasus virus corona Covid-19 di dunia.

Pada akhir Agustus 2020, Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Covid-19 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), membahas infeksi ulang virus corona Covid-19. Terutama, ketika muncul kasus infeksi ulang pertama di Hong Kong.

"Kami meyakini bahwa infeksi ulang sudah mungkin akan terjadi berdasarkan pengalaman kami menghadapi jenis virus corona lainnya," jelas Maria Van Kerkhove.

Sementara para peneliti sedang mencari tahu mengenai lamanya kekebalan virus corona bisa bertahan, Winslow mengatakan bahwa memakai masker menunjukkan rasa hormat dan membantu melindungi orang lain di sekitarnya.

Faktanya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah memperbarui panduannya tentang masker wajah terkait dengan virus corona Covid-19.

Pembaruan pedoman itu mengambil sikap bahwa memakai masker wajah tidak hanya menurunkan penyebaran, tapi juga memberikan perlindungan bagi pemakainya dari virus corona.

CDC mengatakan penelitian awal mendukung penguncian atau isolasi komunitas tertentu untuk menurunkan penyebaran virus corona, terutama ketika muncul perkiraan bahwa lebih dari setengah penularan virus corona berasal dari orang tanpa gejala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Harian Lampaui 200, Korsel Denda Warga yang Tak Pakai Masker

Kasus Covid-19 Harian Lampaui 200, Korsel Denda Warga yang Tak Pakai Masker

News | Sabtu, 14 November 2020 | 18:26 WIB

Pertahankan Bisnis saat Pandemi, Bagaimana Caranya?

Pertahankan Bisnis saat Pandemi, Bagaimana Caranya?

Video | Sabtu, 14 November 2020 | 15:45 WIB

Mungkinkan Mutasi Virus Corona Pengaruhi Efektivitas Vaksin?

Mungkinkan Mutasi Virus Corona Pengaruhi Efektivitas Vaksin?

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 16:40 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB