Susah Tidur Nyenyak? Coba Deh Konsumsi Makanan Ini

Bimo Aria Fundrika | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Selasa, 17 November 2020 | 10:24 WIB
Susah Tidur Nyenyak? Coba Deh Konsumsi Makanan Ini
Ilustrasi lelaki tidur nyenyak. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap orang tentu menginginkan tidur yang berkualitas atau tidur lebih nyenyak. Tetapi, tidak semua akan mendapatkan itu. Efeknya tubuh akan terasa lemas dan membuat seseorang mudah sakit.

Jadi memastikan untuk bisa nyenyak sangatlah penting. Sebenarnya ada banyak cara yang perlu dilakukan agar bisa tertidur nyenyak. Salah satunya mengkonsumsi makanan dan minuman bernutrisi tinggi sebelum tidur.

Selain juga melakukan tidur yang cukup, artinya seseorang membutuhkan minimal 8 jam waktu tidur dalam sehari.

Tidur berkualitas juga dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit kronis tertentu, menjaga otak tetap sehat dan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas terhadap seseorang.

Lantas apa saja yang perlu dikonsumsi sebelum tidur, berikut rekomendasi 9 jenis makanan dan minuman yang bisa membuat tidur malammu semakin nyenyak, seperti dilansir dari Healthline, Selasa (17/11/2020) diantaranya:

Almond

Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)
Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)

Kacang almond seringkali disebut dalam beberapa rekomendasi menyoal kesehatan. Kacang ini memang memiliki aneka manfaat bagi tubuh.

Almond merupakan sumber nutrisi yang sangat baik, lantaran 1 ons atau 28 gram kacang panggang kering mengandung 18 persen dari kebutuhan harian orang dewasa akan fosfor dan 23 persen riboflavin.

Satu ons almond juga bisa memenuhi 25 persen kebutuhan mangan harian untuk laki-laki dan 31 persen kebutuhan mangan harian untuk perempuan.

Makan almond secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko terhadap beberapa penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Simpulan ini berhubungan dengan lemak tak jenuh tunggal yang sehat, serat dan antioksidan dari almond.

Sebuah studi mengklaim almond juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Ini lantaran almond, sama seperti beberapa jenis kacang lain, merupakan sumber hormon melatonin yang mengatur jam internal tubuh untuk memberikan sinyal bersiap tidur.

Kalkun

Kalkun mungkin merupakan makanan yang enak untuk dimakan sebelum tidur karena jumlah protein dan triptofannya yang tinggi, keduanya dapat menyebabkan kelelahan.

Teh chamomile

Jenis teh chamomile merupakan teh herbal populer yang terkenal dengan flavon. Ini merupakan golongan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan yang sering menyebabkan penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Ilustrasi teh oolong. (Shutterstock)
Ilustrasi teh chamomile. (Shutterstock)

Ada juga beberapa bukti yang menyebut bahwa minum teh chamomile dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi kecemasan dan depresi, serta meningkatkan kesehatan kulit.

Selain itu, teh chamomile juga disebut memiliki beberapa khasiat unik yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Secara spesifik, studi menyebut teh ini mengandung apigenin. Antioksidan tersebut mengikat reseptor tertentu di otak dan dapat meningkatkan rasa kantuk serta mengurangi insomnia.

Kiwi

Kiwi adalah buah yang rendah kalori dan sarat gizi. Satu kiwi mengandung 42 kalori dan sejumlah nutrisi, termasuk 71 persen DV untuk vitamin C. Buah ini memberikan 23 persen kebutuhan harian vitamin K untuk laki-laki dan 31 persen untuk perempuan.

Kiwi juga mengandung jumlah folat dan potasium yang menjanjikan serta mineral. Selain itu, buah ini juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, mengurangi peradangan dan, menurunkan kolesterol. Khasiat ini lantaran kiwi memiliki jumlah serat dan antioksidan karotenoid yang tinggi.

Menurut penelitian tentang potensi meningkatkan kualitas tidur, kiwi menjadi salah satu makanan terbaik yang layak dikonsumsi sebelum tidur.

Buah kiwi. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Buah kiwi. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Dalam studi selama empat pekan, 24 orang dewasa makan kiwi satu jam sebelum tidur setiap malam. Pada akhir penelitian, partisipan tertidur 42 persen lebih cepat dibandingkan saat mereka tidak makan apapun sebelum tidur.

Selain itu, kemampuan tidur sepanjang malam tanpa bangun pun akan meningkat 5 persen, sementara total waktu tidur naik 13 persen. Efek ini kadang dikaitkan dengan serotonin, zat kimia pada otak yang membantu mengatur siklus tidur.

Jus Ceri Tart

Jus ceri tart mengandung hormon melatonin yang meningkatkan kualitas tidur dan dapat membantu mendorong tidur malam yang nyenyak.

Walnut atau Kacang Kenari

Walnut atau dikenal juga kacang kenari memiliki beberapa khasiat yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Mereka adalah sumber melatonin dan lemak sehat yang bagus.

Teh Bunga Gairah

Teh bunga gairah mengandung apigenin dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi asam gamma aminobutyric (GABA). Ini dapat mempengaruhi tidur.

Nasi putih

Nasi putih jadi makanan pokok di banyak negara, termasuk Indonesia. Perbedaan utama beras putih dengan merah adalah dedak juga kuman pada beras putih telah dihilangkan. Karena itu beras putih lebih rendah serat, nutrisi dan antioksidan.

Nasi putih. [Shutterstock]
Nasi putih. [Shutterstock]

Meski begitu, nasi putih masih mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang cukup untuk tubuh.

Studi menunjukkan kandungan karbohidrat dan kurangnya serat berkontribusi pada indeks glikemik atau GI yang tinggi sehingga meningkatkan gula dalam darah. Untuk membantu meningkatkan kualitas tidur, Anda disarankan mengonsumsi makanan dengan GI tinggi, termasuk nasi putih. Setidaknya satu jam sebelum tidur.

Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, tuna dan mackerel yang kaya akan vitamin D juga salah satu yang disarankan. Ikan berlemak tinggi akan asam lemak omega-3 yang sehat, khususnya asam eicosapentaenoic atau EPA dan asam decosahexaenoic atau DHA.

EPA dan DHA dikenal mengurangi peradangan. Sementara asam omega-3 dapat melindungi dari penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan otak.

Kombinasi antara asam lemak omega-3 dan vitamin D pada ikan berlemak berpotensi meningkatkan kualitas tidur. Ini karena keduanya berdasarkan studi, telah terbukti meningkatkan produksi serotonin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Kebiasaan Tidur Bisa Memengaruhi Risiko Gagal Jantung

Studi: Kebiasaan Tidur Bisa Memengaruhi Risiko Gagal Jantung

Health | Senin, 16 November 2020 | 20:30 WIB

Awas, Tidur Menganga Ternyata Berbahaya, Lho

Awas, Tidur Menganga Ternyata Berbahaya, Lho

Jabar | Senin, 16 November 2020 | 17:43 WIB

Tidur dengan Mulut Terbuka Ternyata Berbahaya, Lho

Tidur dengan Mulut Terbuka Ternyata Berbahaya, Lho

Health | Senin, 16 November 2020 | 16:43 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB