Tenaga Medis Bakal Jadi Kelompok Pertama Penerima Vaksin Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 20 November 2020 | 05:25 WIB
Tenaga Medis Bakal Jadi Kelompok Pertama Penerima Vaksin Covid-19
Tenaga medis virus corona (Antara)

Suara.com - Tim medis dan tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan masuk sebagai kelompok pertama penerima vaksin Covid-19. Mereka jadi prioritas dibanding kelompok masyarakat lainnya. 
Tapi tidak sedikit yang memandang, pemberian vaksin pada kelompok pertama ini lebih berisiko dan rentan.

Apalagi pengobatan dan vaksinasi Covid-19 yang digunakan saat ini rata-rata berprinsip persetujuan penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Pandangan ini langsung dibantah Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng M Faqih. Daeng mengungkapkan, jika prosedur keamanan dijalankan secara ketat, vaksin Covid-19 akan baik khasiat dan mutunya.

"Jadi memang ada mekanisme izin edar, ada mekanisme emergency use (penggunaan darurat). Kalau semua dilakukan dengan prosedur yang tepat, dengan langkah-langkah yang profesional dan prudent (hati-hati), maka apa yang dikeluarkan otoritas BPOM, maka itu sudah menjamin keamanan khasiat dan mutu, jadi tidak perlu dipertanyakan lagi," terang dr. Daeng saat konferensi pers virtual, Kamis (19/11/2020).

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pearson0612/Pixabay]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pearson0612/Pixabay]

Lebih lanjut, dr. Daeng juga meminta seluruh lapisan masyarakat termasuk tenaga medis percaya dan mendukung upaya pengawasan dan pemantauan ketat terkait vaksin, yang sedang dilakukan BPOM. Sampai akhirnya lembaga ini akhirnya menerbitkan EUA untuk satu atau beberapa merek vaksin Covid-19.

"Oleh karena itu kami kembali mengatakan, mari percayakan dukung penuh BPOM bekerja dengan profesional," tutup dr. Daeng.

Sebelumnya organisasi profesi kedokteran, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) melalui keterangan Pakar Alergi dan Imunologi Prof. Dr. dr. Iris Rengganis. berbincang kepada suara.com berharap pemerintah tidak terburu-buru melakukan vaksinasi Covid-19 akhir tahun 2020.

"Kita terus terang dari organisasi profesi PAPDI, sabar dulu, jangan buru-buru (vaksinasi Covid-19)," ujar Prof. Iris saat itu.

Menurut Prof. Iris, PAPDI berharap pemerintah menunggu hasil uji klinik tahap 3 vaksin Sinovac yang sedang dilakukan Bio Farma dan Fakultas Kedokteran UNPAD di Bandung Jawa Barat selesai, bukan hasil uji klinik tahap 3 dari luar negeri.

baca juga

"Jadi kita sudah sepakat dari PAPDI tunda dulu, sampai tunggu di Bio Farma selesai, walaupun vaksin lain sudah diujicobakan di negara lain, tapi di negara kita, kita ingin tahu dulu bagaimana hasilnya," ungkap Prof Iris.

Sementara itu, sederet syarat ketat diberikan BPOM sebelum mengeluarkan EUA berdasarkan pedoman persetujuan emergensi dari WHO (WHO Emergency Listing), US Food and Drug Administration (EUA), dan European Medicines Agency atau EMA (Conditional Approval).

Syarat pemberian EUA ialah vaksin harus sudah memiliki data uji klinik fase 1 dan uji klinik fase 2 secara lengkap, serta data analisis interim uji klinik fase 3 untuk menunjukkan khasiat dan keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Satgas Klaim Kasus Aktif Corona di 319 Daerah Kurang dari 50

Kabar Baik, Satgas Klaim Kasus Aktif Corona di 319 Daerah Kurang dari 50

News | Kamis, 19 November 2020 | 22:54 WIB

Bunuh dan Kubur Mayat di Kontrakan Depok, Pelakunya Adik Kandung

Bunuh dan Kubur Mayat di Kontrakan Depok, Pelakunya Adik Kandung

News | Kamis, 19 November 2020 | 22:41 WIB

Kasus Covid-19 di Jabar, Jateng dan DKI Naik, Satgas: Ini Bukan Prestasi

Kasus Covid-19 di Jabar, Jateng dan DKI Naik, Satgas: Ini Bukan Prestasi

News | Kamis, 19 November 2020 | 22:31 WIB

Terkini

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

×