Apa itu PCOS? Gangguan Hormon Sebabkan Telat Menstruasi Berbulan-bulan

Rifan Aditya

Jum'at, 20 November 2020 | 19:12 WIB
Apa itu PCOS? Gangguan Hormon Sebabkan Telat Menstruasi Berbulan-bulan
Ilustrasi wanita sakit menstruasi (istockphoto)

Suara.com - Baru-baru ini viral pengakuan seorang wanita yang telat haid atau menstruasi selama 10 bulan. Gangguan hormon bernama PCOS yang menjadi penyebabnya. Lantas apa itu PCOS?

Dalam tulisan ini dijelaskan apa itu PCOS, penyebab hingga cara mengobatinya agar para perempuan lebih waspada. PCOS atau sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome merupakan gangguan hormon yang biasanya terjadi pada wanita di usia produktif atau subur.

Mereka yang mengidap PCOS akan mengalami gangguan menstruasi karena memiliki kadar hormon maskulin (hormon androgen) yang berlebihan.

Jika tak segera diobati, kelebihan hormon androgen ini juga dapat mengakibatkan ovarium atau indung telur memproduksi terlalu banyak kantong cairan sehingga sel telur tidak berkembang. Berikut penjelasan tentang gejala, penyebab, hingga pengobatan PCOS.

1. Gejala PCOS

Umumnya, gejala PCOS dapat diketahui sejak pertama kali haid atau ketika perempuan beranjak remaja. Meski begitu, tak menutup kemungkinan PCOS juga menyerang perempuan dewasa. Beberapa gejala PCOS ialah:

  • Gangguan menstruasi yang tidak teratur dan terjadi secara berkepanjangan.
  • Peningkatan kadar hormon androgen pada perempuan penderita PCOS dan ditandai dengan beberapa gejala fisik seperti pira yakni tumbuh rambut lebat di area wajah dan tubuh serta muncul jerawat hingga kebotakan.
  • Menderita kista ovarium yang ditemukan di sekitar sel telur dalam jumlah yang banyak.
  • Warna kulit berubah menjadi lebih gelap terutama pada lipatan leher, selangkangan, dan bagian bawah payudara.

2. Penyebab PCOS

Hingga kini masih belum diketahui secara pasti apa penyebab PCOS. Namun ada sejumlah faktor yang diduga menjadi penyebabnya yakni:

  • Kelebihan hormon insulin yakni hormon yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Insulin yang berlebihan pada tubuh dapat menyebabkan meningkatnya produksi hormon androgen dan mengurangi kepekaan tubuh pada insulin.
  • Faktor genetik yang diturunkan oleh anggota keluarga.

3. Cara Pengobatan PCOS

Perlu diketahui bahwa pengobatan PCOS oleh setiap pasien berbeda-beda tergantung gejala yang dimiliki seperti mandul, hirsutisme, hingga jerawat. Tapi secara umum, PCOS dapat diobati dengan cara:

  • Meubah gaya hidup dengan olahraga teratur dan makan makanan rendah kalori agar berat badan stabil. Hal ini dilakukan karena gejala sindrom ovarium polikistik akan menghilang apabila pasien memiliki berat badan yang stabil dan tidak overweight. Selain itu, kurangi konsumsi makanan manis dan perbanyak makanan berserat.
  • Mengonsumsi beberapa pengobatan seperti pil KB dan obat lainnya untuk mengontrol siklus menstruasi. Selain itu dokter juga biasanya merekomendasikan untuk mengonsumsi hormon progesteron selama 10-14 hari selama 1-2 bulan untuk mengatur siklus haid yang terganggu.

Demikian penjelasan apa itu PCOS serta gejala, penyebab, hingga cara pengobatanya. Semoga informasi ini berguna untuk kalian.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kisah Perempuan Telat Haid Selama 10 Bulan, Ternyata Karena Ini

Viral Kisah Perempuan Telat Haid Selama 10 Bulan, Ternyata Karena Ini

News | Jum'at, 20 November 2020 | 14:57 WIB

4 Makanan yang Dapat Redakan Kram Menstruasi

4 Makanan yang Dapat Redakan Kram Menstruasi

Video | Kamis, 12 November 2020 | 06:00 WIB

Kenali, 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Ketidaknormalan Menstruasi

Kenali, 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Ketidaknormalan Menstruasi

Health | Minggu, 25 Oktober 2020 | 08:55 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB