Merasa Kebal karena Pernah Derita Covid-19, CEO RS Ini Menolak Pakai Masker

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 21 November 2020 | 20:05 WIB
Merasa Kebal karena Pernah Derita Covid-19, CEO RS Ini Menolak Pakai Masker
Kelby Krabbenhoft CEO Sanford Health (SanfordHealth.org)

Suara.com - Memakai masker, baik bagi orang yang sehat maupun sudah terinfeksi virus corona, adalah hal yang wajib dilakukan demi mengurangi penyebaran Covid-19.

Namun, sepertinya hal ini tidak terpikirkan oleh CEO sekaligus Presiden Sanford Health yang berbasis di South Dakota, salah satu sistem kesehatan terbesar di AS.

Sang CEO rumah sakit, Kelby Krabbenhoft, mengatakan bahwa ia tidak akan memakai masker karena sudah menderita Covid-19. Pernyatannya ini pun mengejutkan seluruh staf rumah sakit.

Dalam email yang dikirim kepada CNN, Rabu (18/11/2020), seorang perawat di rumah sakit Sanford Health menceritakan sang Presiden mengungkap keputusannya itu langsung di depan 50 ribu karyawan di rumah sakitnya.

Ilustrasi disabilitas laring. (Shutterstock)
Ilustrasi memakai masker (Shutterstock)

"Saya tertular virus, merasakan ketidakpastian yang menyertai kata 'positif'. Mengalami batuk-batuk dan kelelahan... tapi saya kembali ke kantor," kisah sang perawat, menirukan ucapan Krabbenhoft.

Sang perawat menambahkan bahwa CEO mereka tidak memakai masker.

Mengutip bukti yang berkembang, yakni bahwa orang yang sudah terinfeksi akan kebal terhadap virus corona, sang CEO mengatakan pemakaian masker hanya akan menentang efektivitas dan tujuan dari masker.

"Bagi saya, memakai masker itu menentang kemanjuran dan tujuan dari masker dan mengirimkan pesan yang tidak benar bahwa saya rentan terhadap infeksi atau dapat menularkannya. Saya tidak pernah tertarik memakai masker sebagai syarat simbolik," lanjut Krabbenhoft.

Padahal, hingga kini belum banyak bukti bahwa apakah orang yang pernah terinfeksi sekali otomatis bakal memiliki kekebalan virus sehingga tidak akan kembali tertular.

Selain itu, belum ada bukti juga apakah orang yang sembuh dari satu infeksi akan menularkan virus ke orang lain.

Beberapa data justru melaporkan adanya infeksi berulang pada beberapa orang.

"Mengerikan mengetahui ini dari seorang CEO rumah sakit. Kita seharusnya menjadi contoh dalam masyarakat. Bagaimana kita bisa dianggap serius jika ini adalah CEO kita?" ujar sang perawat yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Diketahui bahwa Sanford Health membawahi 46 rumah sakit dan 1.400 dokter serta berkantor pusat di Sioux Falls, South Dakota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Pesan Berantai Tentang Klaster di RSUP Dr Sardjito, Ini Faktanya

Muncul Pesan Berantai Tentang Klaster di RSUP Dr Sardjito, Ini Faktanya

Jogja | Sabtu, 21 November 2020 | 18:17 WIB

Merasa Jenuh Selama Pandemi? Lakukan Tips Kreatif Ini di Rumah

Merasa Jenuh Selama Pandemi? Lakukan Tips Kreatif Ini di Rumah

Video | Sabtu, 21 November 2020 | 17:28 WIB

Banyumas Masuk Zona Oranye, Penularan Covid-19 di Komunitas Tinggi

Banyumas Masuk Zona Oranye, Penularan Covid-19 di Komunitas Tinggi

Jawa Tengah | Sabtu, 21 November 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB