Tergolong Ringan, Simak 5 Efek Samping Beberapa Vaksin Covid-19 Potensial

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 26 November 2020 | 10:14 WIB
Tergolong Ringan, Simak 5 Efek Samping Beberapa Vaksin Covid-19 Potensial
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Pada dasarnya, tidak ada jenis vaksin yang 100 persen tanpa efek samping termasuk untuk virus corona Covid-19. Beberapa vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan dan disebut efektif  pun nyatanya juga memberikan efek samping ringan.

Namun tak perlu khawatir, sebab vaksin Covid-19 tidak akan disetujui untuk digunakan jika membawa komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa. Efek samping sendiri adalah contoh tubuh bekerja terlalu keras untuk menghasilkan respon imun yang kuat.

Melansir dari Times of India, berikut beberapa efek samping ringan yang disebabkan vaksin Covid-19, antara lain:

1. Demam dan Menggigil

Salah satu peserta yang merupakan bagian dari uji coba Moderna mengalami efek samping kedinginan dan demam yang mencapai 38,8 derajat Celcius beberapa jam setelah dia diinokulasi dengan suntikan. Namun, ia memastikan bahwa gejala tersebut mereda beberapa jam setelahnya dengan sendirinya dan tidak memerlukan bantuan medis tambahan.

Perlu dicatat bahwa demam dan menggigil adalah dua efek samping yang paling sering dilaporkan oleh vaksin Moderna. Meskipun hilang dengan sendirinya, intensitas nyeri dapat berbeda dari orang ke orang.

Peningkatan penanda inflamasi, saat tubuh mulai memproduksi antibodi juga dapat menyebabkan demam ringan atau tinggi, disertai kemerahan dan pembengkakan.

2. Sakit Kepala

Gejala lain yang mungkin perlu diwaspadai adalah peradangan tubuh, sakit kepala, dan nyeri ringan. Statistik juga menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen orang yang mendapatkan vaksinasi untuk melawan infeksi apapun akan mengalami sakit kepala berdenyut ringan dan sedang.

3. Mual dan Muntah

Suntikan vaksin juga dapat menyebabkan efek pada sistem gastrointestinal atau saluran pencernaan. Menurut seorang sukarelawan yang terpilih untuk menerima dosis tertinggi sebagai bagian dari uji coba Moderna pada bulan Mei menyatakan bahwa ia mengalami mual muntah selama berjam-jam setelah mendapat suntikan.

4. Nyeri 

Mengalami pegal dan nyeri otot di sekitar kulit tempat suntikan vaksin adalah efek umum. Kemerahan dan ruam juga bisa menjadi respons kekebalan yang dihasilkan tubuh. Ketiga kandidat vaksin potensial seperti Pfizer, Moderna serta Oxford-Astrazeneca telah mencatat nyeri otot dan nyeri tubuh sebagai efek samping reaktif dari vaksin mereka.

Ilustrasi Pfizer. [Don Emmert/AFP]
Ilustrasi Pfizer. [Don Emmert/AFP]

5. Migrain

Sakit kepala satu sisi atau migrain mungkin merupakan gejala paling jarang. Salah satu relawan vaksin Pfizer melaporkan merasakan nyeri migrain setelah vaksinasi. Dia menyarankan orang-orang bersiap untuk mengambil cuti sehari atau istirahat sebentar setelah mendapatkan suntikan vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Wali Kota Tangsel Belum Juga Izinkan Tempat Hiburan Beroperasi

Alasan Wali Kota Tangsel Belum Juga Izinkan Tempat Hiburan Beroperasi

Banten | Kamis, 26 November 2020 | 08:20 WIB

2 Guru di Tangerang Positif Corona Usai Jenguk Pasien Covid-19

2 Guru di Tangerang Positif Corona Usai Jenguk Pasien Covid-19

Banten | Kamis, 26 November 2020 | 08:06 WIB

Studi: Penularan Covid-19 Lewat Uang Kertas Risikonya Kecil

Studi: Penularan Covid-19 Lewat Uang Kertas Risikonya Kecil

Health | Kamis, 26 November 2020 | 08:13 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB