Sekolah selama Pandemi, IDAI Sarankan 15 Protokol Kesehatan Ini Terpenuhi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 26 November 2020 | 14:12 WIB
Sekolah selama Pandemi, IDAI Sarankan 15 Protokol Kesehatan Ini Terpenuhi!
dr Yogi Prawira (Youtube/Lawan Covid19 ID)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim telah mengizinkan Pemerintah Daerah (Pemda) membuka kembali sekolah tatap muka di tengah pandemi virus corona Covid-19 pada Januari 2021.

Kegiatan belajar mengajar selama pandemi virus corona ini tentu akan berbeda dengan sebelumnya. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan agar tidak semakin meningkatkan kasus virus corona Covid-19 di Indonesia.

Sedangkan, dr. Yogi Prawira, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa IDAI sendiri belum bisa memberikan anjuran atau rekomendasi khusus terkait rencana akan dibukanya kembali tatap muka di sekolah.

Karena, setiap wilayah di Indonesia pastinya memiliki masalah terkait virus corona yang berbeda-beda tingkatannya.

"Kalau sekarang kita diminta anjuran, maka saat ini kami tidak bisa mengeluarkan anjuran. Karena, tidak ada satu rekomendasi yang bisa memenuhi semua wilayah di Indonesia," kata dr. Yogi Prawira dalam webinar "Adaptasi Kebiasaan Baru di Sekolah, Siapkah?" pada Rabu (25/11/2020).

Protokol kesehatan di sekolah (Youtube/Lawan Covid19 ID)
Protokol kesehatan di sekolah (Youtube/Lawan Covid19 ID)

Sementara itu, hasil survei KPAI pada 48 sekolah di 21 kabupaten dan 8 provinsi menemukan hanya 13 persen yang siap membuka sekolah di masa pandemi virus corona Covid-19.

Yogi Prawira mengatakan ada 5 syarat yang harus terpenuhi agar suatu sekolahan bisa dinyatakan siap menjalani pertemuan tatap muka, yakni daerah yang sudah siap, sekolahannya siap, gurunya siap, orangtuanya siap dan siswanya siap menjalani protokol kesehatan ketat di sekolah.

Selain itu, dr Yogi Prawira juga menyampaikan sekolah harus membuat setidaknya 15 protokol kesehatan jika ingin aktif kembali di masa pandemi virus corona. Beberapa di antaranya yakni:

  1. Proses skrinning anak yang sakit dan tidak sakit.
  2. Cara menyikapi anak yang satang dengan kendaraan pribadi dengan risiko penularan minim dan anak yang menggunakan kendaraan umum dengan risiko penularan besar.
  3. SOP yang akan diberlakukan ketika anak ingin melaksanakan ibadah di masjid atau kapel.
  4. Cara menyikapi anak yang memiliki suhu tinggi atau gejala Covid-19 lain saat skrinning
  5. Proses konseling antara guru dan murid selama pandemi agar tidak saling menularkan virus
  6. Letak tempat cuci tangan yang sudah tersedia di setiap sudut sekolah dan lainnya.

Beberapa poin protokol kesehatan di atas mestinya dipenuhi oleh pihak sekolah sebelum membuka kembali aktivitas belajar mengajar secara tatap muka.

baca juga

Pasalnya, sekarang ini pun masih banyak sekolah yang belum menyediakan wastafel dengan air mengalir untuk cuci tangan.

Padahal semua orang disarankan untuk mencuci tangan pakai sabun pada air yang mengalir sebagai bentuk perlindungan diri selama pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diperiksa Kasus Kerumunan Rizieq di Megamendung, 2 Saksi FPI Mangkir

Diperiksa Kasus Kerumunan Rizieq di Megamendung, 2 Saksi FPI Mangkir

Jabar | Kamis, 26 November 2020 | 11:49 WIB

AirAsia Terpilih Jadi Maskapai dengan Standar Protokol Kesehatan Tinggi

AirAsia Terpilih Jadi Maskapai dengan Standar Protokol Kesehatan Tinggi

Bisnis | Kamis, 26 November 2020 | 10:29 WIB

Nasib Tragis 5 Pejabat Setelah Habib Rizieq Pulang saat Pandemi Corona

Nasib Tragis 5 Pejabat Setelah Habib Rizieq Pulang saat Pandemi Corona

Kalbar | Kamis, 26 November 2020 | 10:10 WIB

Terkini

Hercules Sentil Keras Menteri Ara Soal Lahan Tanah Abang: Jangan Pakai Otak Nakalmu Dulu!

Hercules Sentil Keras Menteri Ara Soal Lahan Tanah Abang: Jangan Pakai Otak Nakalmu Dulu!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:08 WIB

Perlu Kesabaran, Ini Cara Paling Ampuh Minta Maaf ke Zodiak Taurus yang Keras Kepala

Perlu Kesabaran, Ini Cara Paling Ampuh Minta Maaf ke Zodiak Taurus yang Keras Kepala

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP

Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Studi Terbaru Ungkap Potensi Vape, Bagaimana Dampaknya bagi Industri Tembakau?

Studi Terbaru Ungkap Potensi Vape, Bagaimana Dampaknya bagi Industri Tembakau?

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi, Menko Airlangga Yakin APBN Tak Jebol

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi, Menko Airlangga Yakin APBN Tak Jebol

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:36 WIB

Mengurai Kasus Dana Syariah: Menagih Akuntabilitas Dewan Pengawas

Mengurai Kasus Dana Syariah: Menagih Akuntabilitas Dewan Pengawas

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Sergap Kapal di Belawan, Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin dan Amankan WNA

Sergap Kapal di Belawan, Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin dan Amankan WNA

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:28 WIB

×