Sekolah Dibuka, IDAI Ingatkan Risiko Kematian Covid-19 Anak di Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 03 Desember 2020 | 16:50 WIB
Sekolah Dibuka, IDAI Ingatkan Risiko Kematian Covid-19 Anak di Indonesia
Sekolah Tatap Muka Akan Dibuka Pada Januari 2021

Suara.com - Menanggapi rencana pembukaan kembali sekolah, dan belajar tatap muka di masa pandemi Covid-19, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyoroti risiko kematian anak yang terinfeksi Covid-19.

Ketua IDAI Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp. A(K) mengatakan risiko kematian anak yang tertular mencapai 3,2 persen. "Per tanggal 29 November 2020, ini sangat menyedihkan kami harus mengatakan, bahwa kasus kematian anak di Indonesia sebesar 3,2 persen," ujarnya saat konferensi pers, Kamis (3/12/2020).

Mirisnya angka kematian anak Indonesia akibat Covid-19 ini, menurut dr. Aman adalah yang tertinggi di Asia Pasifik. Kasus kematian pada anak ini seharusnya bisa dicegah dengan kerjasama semua pihak dari keluarga hingga pemerintah.

"Bagi kami yang sangat menyedihkan lagi, ini bukan sekedar angka, misalnya kalau kasus (Covid-19) meningkat atau menurun di bawah 1 persen, kita sedih dan menangis, kenapa ini anak yang meninggal," ungkap dr. Aman menggebu-gebu.

Aktifitas siswa SD Negeri 2 Tlogolele saat istirahat di Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020).  [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]
Sekolah dibuka. [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

IDAI juga mendapati kebanyakan anak yang meninggal karena Covid-19, rata-rata berusia di bawah 1 tahun, di bawah 5 tahun, dan di antara 10 hingga 18 tahun.

"Jadi kelompok umur yang sekolah nanti, ini juga yang paling banyak meninggal, dan ini kita paling tinggi di Asia Pasifik, dan mungkin di dunia karena kita belum tahu, karena belum selesai datanya," jelasnya.

Sementara itu, adapun risiko anak Indonesia yang tertular Covid-19 sebesar 1 dari 9 anak. Sehingga kata dr. Aman saat ada 9 anak berkumpul 1 diantaranya terinfeksi Covid-19.

Sekadar informasi, akibat adanya sederet permasalahan belajar online, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim bersama Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia mengeluarkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam panduan itu berisi keterangan yang mengizinkan sekolah untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka, dimulai pada Januari 2021 mendatang. Tapi keputusan seutuhnya diserahkan ke pemerintah daerah (Pemda) yang dianggap mampu menilai kondisi pandemi Covid-19 di wilayahnya.

baca juga

Selanjutnya pemda akan menyerahkan keputusan kepada sekolah dan orangtua yang berhak memilih mengirim atau tidaknya anak kembali melakukan pembelajaran tatap muka.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disita Polisi, Tab Milik Anak jadi Barang Bukti Kasus Ustaz Maaher

Disita Polisi, Tab Milik Anak jadi Barang Bukti Kasus Ustaz Maaher

Jakarta | Kamis, 03 Desember 2020 | 14:14 WIB

Ustaz Maaher Ditangkap Jam 4 Subuh, HP Istri dan Tab Anak Disita

Ustaz Maaher Ditangkap Jam 4 Subuh, HP Istri dan Tab Anak Disita

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 14:08 WIB

Sekolah Dibuka Kembali di Awal Tahun 2021, Berikut Kriteria Syaratnya

Sekolah Dibuka Kembali di Awal Tahun 2021, Berikut Kriteria Syaratnya

Your Say | Kamis, 03 Desember 2020 | 12:13 WIB

Terkini

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:00 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

×