Manfaat Kesehatan Sup Tomat, Salah Satunya Tingkatkan Kesuburan Pria

Vania Rossa | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Sabtu, 05 Desember 2020 | 16:13 WIB
Manfaat Kesehatan Sup Tomat, Salah Satunya Tingkatkan Kesuburan Pria
Ilustrasi sup tomat. (sumber: Shutterstock)

Studi menunjukkan bahwa likopen memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme tulang dengan meningkatkan kepadatan mineral tulang, yang mengurangi risiko patah tulang.

Aspek lain dari metabolisme tulang termasuk keseimbangan antara sel yang disebut osteoblas dan osteoklas. Osteoblas bertugas membangun tulang, sedangkan osteoklas bertanggung jawab untuk kerusakan dan resorpsi tulang.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa likopen juga memengaruhi metabolisme tulang dengan merangsang aktivitas osteoblas untuk membangun tulang sekaligus mengurangi aktivitas pemecahan osteoklas.

6. Menurunkan risiko penyakit jantung
Asupan tinggi produk tomat dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (jahat), dua faktor risiko utama penyakit jantung. Efek ini mungkin berkat kandungan likopen dan vitamin C tomat.

Baik likopen dan vitamin C mencegah oksidasi kolesterol LDL. Oksidasi kolesterol LDL merupakan faktor risiko aterosklerosis. Likopen juga menurunkan penyerapan kolesterol di usus dan meningkatkan fungsi kolesterol HDL (baik) di dalam tubuh.

Selain itu, karotenoid dalam tomat dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

7. Meningkatkan kesuburan pria
Stres oksidatif adalah penyebab utama infertilitas pria. Hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan sperma yang menyebabkan penurunan viabilitas dan motilitas sperma.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen likopen mungkin merupakan pengobatan kesuburan yang potensial. Ini karena sifat antioksidan likopen dapat meningkatkan kemungkinan menghasilkan lebih banyak sperma sehat.

Satu studi pada 44 pria dengan infertilitas menyimpulkan bahwa mengonsumsi produk tomat komersial, seperti jus tomat atau sup, secara signifikan meningkatkan kadar likopen dalam darah, sehingga meningkatkan motilitas sperma.

Selain itu, satu penelitian pada hewan menemukan bahwa likopen dapat mengurangi kerusakan akibat terapi radiasi. Kerusakan ini sering kali ditandai dengan penurunan jumlah sperma.

8. Meningkatkan kekebalan tubuh
Beberapa budaya menggunakan sup tomat sebagai obat rumahan untuk mengatasi flu biasa. Faktanya, kandungan vitamin C dan karotenoidnya dapat merangsang sistem kekebalan Anda.

Penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu mencegah flu biasa dan mengurangi durasi dan keparahan gejala flu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alamak, Covid-19 Juga Bisa Menyerang Kesuburan Pria

Alamak, Covid-19 Juga Bisa Menyerang Kesuburan Pria

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 07:05 WIB

Termasuk Kurangi Kedelai, Simak 3 Pola Makan Tingkatkan Kesuburan Pria

Termasuk Kurangi Kedelai, Simak 3 Pola Makan Tingkatkan Kesuburan Pria

Health | Sabtu, 14 November 2020 | 05:30 WIB

Tingkatkan Kesuburan Pria, 4 Aktivitas Ini Bisa Menyehatkan Produksi Sperma

Tingkatkan Kesuburan Pria, 4 Aktivitas Ini Bisa Menyehatkan Produksi Sperma

Health | Kamis, 24 September 2020 | 13:47 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB