Tak Cuma Vaksin, Ilmuwan Kembangkan Obat yang Bisa Cegah Covid-19 24 Jam!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 06 Desember 2020 | 22:07 WIB
Tak Cuma Vaksin, Ilmuwan Kembangkan Obat yang Bisa Cegah Covid-19 24 Jam!
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Ilmuwan telah menemukan pengobatan Covid-19 baru, yaitu MK-4482/EIDD-2801 atau Molnupiravir. Obat oral ini diyakini dapat mencegah penularan virus corona dalam waktu 24 jam.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature Microbiology, peneliti dari Georgia State University awalnya menemukan obat tersebut ampuh melawan virus influenza.

"Ini adalah pemaparan pertama dari obat yang tersedia secara oral untuk memblokir penularan SARS-CoV-2 dengan cepat. MK-4482/EIDD-2801 bisa mengubah situasi," jelas penulis studi Richard Plemper, dilansir Times of India.

Apabila diminum lebih awal, ada tiga potensi manfaat yang didapat, yaitu menghambat perkembangan pasien ke Covid-19 parah, memperpendek fase infeksi, dan menekan penyebaran virus corona.

Dalam studi, peneliti menggunakan kembali obat ini untuk melawan virus corona jenis baru dan menggunakan model musang untuk menguji efek obatnya.

Ilustrasi obat-obatan (pixabay)
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

Peneliti percaya bahwa musang merupakan model penularan yang relevan karena mereka dapat menyebarkan virus, namun sebagian besar tidak mengembangkan penyakit parah.

Jadi, peneliti menginfeksi musang dengan virus penyebab Covid-19 dan mulai mengobatinya dengan MK-4482/EIDD-2801 ketika hewan mulai mengeluarkan virus dari hidung.

"Kami mencatat sejak awal bahwa MK-4482/EIDD-2801 memiliki aktivitas spektrum yang luas melawan virus RNA pernapasan dan mengobati hewan yang terinfeksi dengan obat tersebut (dapat) menurunkan partikel virus yang dikeluarkan beberapa kali lipat, secara signifikan mengurangi penularan," sambungnya.

Apabila data berbasis hewan ini diterjemahkan ke manusia, pasien Covid-19 yang diobati dengan obat ini dapat menjadi tidak menular dalam waktu 24 jam setelah dimulainya pengobatan.

"MK-4482/EIDD-2801 sedang dalam uji klinis fase II/III lanjutan saat ini," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Hapus Ganja Sebagai Obat Berbahaya, Dapat Digunakan Kepentingan Medis

PBB Hapus Ganja Sebagai Obat Berbahaya, Dapat Digunakan Kepentingan Medis

Riau | Sabtu, 05 Desember 2020 | 16:12 WIB

Jangan Asal Minum Obat, Sakit Kepala pada Lansia Perlu Dicari Penyebabnya

Jangan Asal Minum Obat, Sakit Kepala pada Lansia Perlu Dicari Penyebabnya

Banten | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:49 WIB

WHO Hapus Ganja Dari Daftar Obat-Obatan Paling Berbahaya di Dunia

WHO Hapus Ganja Dari Daftar Obat-Obatan Paling Berbahaya di Dunia

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:16 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB