Sering Kram Perut, Awas Bisa Jadi Ini Sebabnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 07 Desember 2020 | 13:45 WIB
Sering Kram Perut, Awas Bisa Jadi Ini Sebabnya
Ilustrasi kram perut. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kram perut menjadi salah satu penyakit yang banyak dikeluhkan masyarakat. Khususnya perempuan yang kerap mengalami kram perut saat menstruasi

Meski begitu, keluhan ini tidak bisa dianggap sepele karena bisa menandakan penyakit yang berbahaya. Dikutip dari Alodokterkram perut sendiri adalah keluhan nyeri di perut yang terasa seperti kaku atau tegang pada otot perut dan otot-otot lain di sekitar perut.

Kondisi perut yang nyeri sangat mengganggu berbagai aktivitas. Seseorang yang mengalami kram perut dalam beberapa kasus hampir tidak dapat menjalankan aktivitasnya kembali karena rasa sakit yang cukup hebat.

Berbagai penyebab kram perut antara lain pramenstruasi, dehidrasi, perut kembung, keracunan makanan dan lain-lain.  Saat pramenstruasi, umumnya rasa nyeri muncul di perut bagian bawah. Pada titik nyeri, umumnya terasa seperti tertekan benda tumpul atau terasa tajam.

Ilustrasi sakit perut, kram perut, sakit maag. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut, kram perut, sakit maag. (Shutterstock)

Sementara itu, saat dehidrasi, kram otot biasanya disertai beberapa keluhan lain, mulai dari rasa sangat haus, sakit kepala, kebingungan, warna urine menjadi lebih pekat, serta berkurangnya frekuensi berkemih dan jumlah urine.

Kondisi itu bisa terjadi pada saat tubuh kekurangan cairan. Dalam situasi itu otot tidak bisa bekerja dengan baik sehingga muncul keluhan berupa ketegangan atau kram otot, termasuk di bagian perut. Untuk penanganan dan cara penyembuhan kram perut sendiri bisa sangat berbeda bagi setiap orang. Penanganan itu akan menyesuaikan dengan gejala yang dialai.

Jika kram perut disebabkan oleh  pramenstruasi disarankan untuk berendam di air hangat atau meminum obat pereda nyeri. Sedangkan,  jikadisebabkan dehidrasi dan keracunan makanan hingga diare dan muntah dapat  mengatasinya dengan minum air putih. Hal itu dapat mengisi cairan yang berkurang dalam tubuh.

Lebih jauh, jika gejala  kram perut yang kamu rasakan mengarah pada suatu penyakit, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Penulis: Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Redakan Kram Menstruasi, Coba Konsumsi Pisang dan 3 Makanan Ini

Bantu Redakan Kram Menstruasi, Coba Konsumsi Pisang dan 3 Makanan Ini

Jabar | Sabtu, 14 November 2020 | 07:02 WIB

4 Makanan yang Dapat Redakan Kram Menstruasi

4 Makanan yang Dapat Redakan Kram Menstruasi

Video | Kamis, 12 November 2020 | 06:00 WIB

Coba Konsumsi, Pisang dan 3 Buah Ini Dapat Redakan Kram Menstruasi Lho!

Coba Konsumsi, Pisang dan 3 Buah Ini Dapat Redakan Kram Menstruasi Lho!

Health | Rabu, 11 November 2020 | 11:56 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB