Studi Ini Klaim Obat Kumur Bunuh Virus Corona Hingga 99 Persen

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 09 Desember 2020 | 07:38 WIB
Studi Ini Klaim Obat Kumur Bunuh Virus Corona Hingga 99 Persen
Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan barang konsumsi Unilever mengklaim bahwa obat kumur atau mouthwash dapat membunuh virus SARS CoV 2 hingga 99,9 persen.

Hal itu disampaikan setelah melakukan uji in vitro atau metode uji yang memanfaatkan media buatan tempat virus atau bakteri untuk berkembang biak.

Pada media tersebut, antibiotik atau obat dimasukkan dan dilihat kemampuannya menghambat perkembangan virus atau bakteri yang berkembang biak.

Penelitian dilakukan di platform riset Biorxiv yang menstimulasikan jumlah virus di mulut, di mana produk mereka yaitu Pepsodent Active Defense Mouthwash yang mengandung 0,07 persen cetylpyridinium chloride (CPC) diklaim bekerja mengurangi virus corona baru atau SARS CoV hingga 99,9 persen dengan menargetkan dan menghancurkan selubung lipid dari virus tersebut.

"Mengurangi jumlah virus di mulut dipercaya dapat membantu mengurangi penularan. Berbagai temuan menunjukkan bahwa mouthwash berpotensi menjadi tambahan penting untuk tindakan perlindungan sehari-hari lainnya," ujar Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. selaku Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever Indonesia Foundation saat konferensi pers, Selasa (8/12/2020) kemarin.

Ia melanjutkan, mouthwash atau obat kumur sangat bagus digunakan untuk melengkapi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan yang gencar dikampanyekan.

“Kami menginisiasi studi ilmiah awal bersama Laboratorium Microbac, laboratorium virologi di Amerika Serikat yang terpercaya dan diakui secara internasional untuk mengukur efektivitas mouthwash yang mengandung teknologi CPC,” lanjut drg. Mirah.

Glyn Roberts PhD, Head of Unilever Global Oral Care R&D menerangkan jika penelitian Unilever ini masih terus berlanjut, dan para ilmuwan terkemuka telah meninjau data studi ini.

Para ilmuwan kata Glyn setuju jika temuan ini disampaikan ke publik, maka masyarakat bisa menambah kegiatan berkumur dengan mouthwash yang mengandung CPC, sebagai protokol kesehatan tambahan untuk mencegah Covid-19.

Saran ini juga disetujui oleh Prof. Iain Chapple, Head of Research dari Institute of Clinical Sciences, University of Birmingham. Menurutnya, mouthwash dengan kandungan teknologi CPC dapat menjadi langkah sederhana, efektif, dan aman bagi masyarakat.

“Pada akhirnya, kami mengajak masyarakat semakin melindungi diri dan keluarga terhadap risiko penyebaran Covid-19 melalui tindakan 3M Ekstra, yaitu: Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak fisik, Menggunakan masker, dan dilengkapi dengan Menjaga kesehatan rongga mulut," tutup drg. Mirah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui, Ini 3 Vaksin Covid-19 yang Terbukti Efektif

Ketahui, Ini 3 Vaksin Covid-19 yang Terbukti Efektif

Jabar | Rabu, 09 Desember 2020 | 07:33 WIB

Terpapar Covid-19, BRAy Prabukusumo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Terpapar Covid-19, BRAy Prabukusumo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Jogja | Rabu, 09 Desember 2020 | 07:23 WIB

KPPS Jemput Bola Pemilih Pasien Covid-19, Kotak Suara Pakai Amplop Bekas

KPPS Jemput Bola Pemilih Pasien Covid-19, Kotak Suara Pakai Amplop Bekas

Banten | Rabu, 09 Desember 2020 | 07:20 WIB

Terkini

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB