Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer, Dua Orang Alami Reaksi Serius

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 10 Desember 2020 | 13:19 WIB
Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer, Dua Orang Alami Reaksi Serius
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Dua orang yang disuntik vaksin virus corona yang baru-baru ini disetujui Pfizer di Inggris harus dirawat karena reaksi merugikan yang serius.

Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan bahwa mereka yang memiliki alergi "signifikan" mungkin tidak dapat mendapatkannya.

Dua orang yang merupakan staf di Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris - membutuhkan perawatan untuk "reaksi anafilaktoid" pada Selasa. Mereka termasuk orang pertama di dunia yang mendapatkan suntikan.

Mereka berdua mengalami reaksi serius, tetapi pulih setelah perawatan, kata NHS.

Keduanya memiliki riwayat respons alergi, dan masing-masing kemudian disuntikan adrenalin - terkadang disebut EpiPens - digunakan untuk menyelamatkan orang dari reaksi yang berpotensi fatal.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Badan Pengatur Produk Kesehatan dan Obat-obatan (MHRA) segera mengeluarkan rekomendasi pencegahan untuk tidak memvaksinasi siapa pun dengan riwayat reaksi alergi yang “signifikan” terhadap obat-obatan, makanan, atau vaksin.

Regulator medis juga mengatakan vaksinasi harus dilakukan hanya di fasilitas yang memiliki peralatan resusitasi.

"Dua orang dengan riwayat reaksi alergi yang signifikan merespons dengan buruk kemarin," kata profesor Stephen Powis, direktur medis nasional untuk NHS di Inggris, menambahkan bahwa "keduanya pulih dengan baik."

"MHRA telah menyarankan dengan dasar kehati-hatian bahwa orang dengan riwayat reaksi alergi yang signifikan tidak menerima vaksinasi ini," katanya, bersikeras bahwa saran tersebut "umum dengan vaksin baru."

baca juga

Kepala badan pengatur, Dr. June Raine, mencatat tanggapan yang merugikan terhadap vaksin tersebut saat melapor ke komite Parlemen pada hari Rabu.

"Kami tahu dari uji klinis yang sangat ekstensif bahwa ini bukanlah sebuah fitur," katanya.

“Tetapi jika kami perlu memperkuat saran kami, sekarang setelah kami memiliki pengalaman dengan populasi rentan, kelompok yang telah dipilih sebagai prioritas, kami segera menyampaikan saran itu ke lapangan.”

Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka bekerja dengan penyelidik “untuk lebih memahami setiap kasus dan penyebabnya. ″

Stephen Evans, profesor farmakoepidemiologi di London School of Hygiene & Tropical Medicine, mengatakan hal itu seharusnya tidak mengkhawatirkan masyarakat umum.

“Bagi masyarakat umum, bukan berarti mereka harus was-was dalam menerima vaksinasi,” ujarnya.

"Kita harus ingat bahwa bahkan hal-hal seperti marmite dapat menyebabkan reaksi alergi parah yang tidak terduga."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Pfizer Mulai Bekerja dalam 10 Hari Usai Vaksinasi Dosis Pertama

Vaksin Pfizer Mulai Bekerja dalam 10 Hari Usai Vaksinasi Dosis Pertama

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 12:59 WIB

Inggris: Orang yang Pernah Alami Reaksi Alergi Parah Hindari Vaksin Pfizer

Inggris: Orang yang Pernah Alami Reaksi Alergi Parah Hindari Vaksin Pfizer

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 12:13 WIB

BPOM Hingga MUI Kawal Proses Vaksinasi Virus Corona

BPOM Hingga MUI Kawal Proses Vaksinasi Virus Corona

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 10:55 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×