Kenali Bahaya Penderita Anemia pada Ibu Hamil, Ini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 18 Desember 2020 | 07:10 WIB
Kenali Bahaya Penderita Anemia pada Ibu Hamil, Ini Kata Dokter
Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)

Suara.com - Riset Kesehatan Dasar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat pada tahun 2013, jumlah ibu hamil yang mengalami anemia mencapai 37,1 persen dan di tahun 2018 jumlahnya ternyata semakin banyak yaitu 48,9 persen.

Spesialis Gizi dan Ketua Departemen Ilmu Gizi FKUI, dr Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, SpGK, mengatakan, masalah ini harus diperhatikan sebab jika seorang ibu hamil mengalami anemia, maka akan beresiko terjadi anemia juga pada anaknya.

“Jumlah ibu hamil yang mengalami anemia, mayoritas berusia 15-24 tahun. Jadi 84,6 persennya berusia muda,” ujar dr. Nurul, dalam pernyataannya secara virtual, Kamis (17/12/2020).

Menurut dr. Nurul, masalah anemia tersebut mungkin disebabkan karena mereka belum siap hamil. Selain itu edukasi dan tingkat pemahaman yang kurang akan bahaya anemia juga berkontribusi dalam meningkatnya penyakit ini.

Ilustrasi anemia. (Shutterstock)

“Jadi jangan hanya berpikir makan yang cukup, atau jumlah makan yang cukup dan sesuai tanpa berpikir bahwa zat besi ini penting sekali bagi anak yang akan dilahirkannya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, kata dia bahwa dampak ibu hamil yang mengalami anemia akan berpotensi melahirkan prematur, berat badan anak menjadi rendah, cepat lelah, mengalami komplikasi perdarahan.

Tak hanya itu, ibu hamil bisa jadi HB nya setelah melahirkan mengalami penurunan, keluhan tensi jantung, serta adanya pembesaran otot jantung.

Dia menambahkan, salah satu penyebab lainnya ibu hamil mengalami anemia karena kurangnya konsumsi asupan makanan kaya zat besi, terutama dari sumber hewani seperti daging merah, hati, ikan, dan ayam.

“Dengan begitu, ibu hamil perlu menjaga asupan makanan khususnya makanan kaya zat besi seperti sereal, ikan tuna, sayur-sayuran hijau, hati ayam dan hati sapi serta daging merah tanpa lemak,” tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Anemia, Usia Berapa yang Paling Berisiko?

Anak Anemia, Usia Berapa yang Paling Berisiko?

Health | Kamis, 17 Desember 2020 | 16:56 WIB

Pembunuh Ibu Hamil di Tol Jagorawi Berpotensi Dijerat Pasal Berlapis

Pembunuh Ibu Hamil di Tol Jagorawi Berpotensi Dijerat Pasal Berlapis

Jakarta | Kamis, 17 Desember 2020 | 16:29 WIB

Kubur Selingkuhan di Pinggir Tol, Hendra Cuma Hamili Tapi Ogah jadi Suami

Kubur Selingkuhan di Pinggir Tol, Hendra Cuma Hamili Tapi Ogah jadi Suami

Bekaci | Kamis, 17 Desember 2020 | 12:23 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB