Air Purifier Disebut Bisa Kurangi Risiko Penyebaran Virus Corona, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 18 Desember 2020 | 16:38 WIB
Air Purifier Disebut Bisa Kurangi Risiko Penyebaran Virus Corona, Benarkah?
Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].

Suara.com - Sejak pandemi Covid-19 melanda, orang jadi lebih sadar akan pentingnya menjaga sirkulasi udara tetap bersih dan sehat. Seperti diketahui, bahwa risiko penularan virus corona relatif lebih tinggi pada ruangan tertutup dan yang tidak memiliki sirkulasi baik.

Belakangan, masyarakat mulai beralih untuk mencari air purifier atau penjernih udara untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona. Tapi seberapa efektif sebenarnya air purifier untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona?

Seperti dilansir dari Elemental medium Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencatat bahwa pembersih udara, bila digunakan dengan tepat, dapat mengurangi kontaminan di udara termasuk virus.

Saat ini memang banyak sekali merek penjernih udara di pasaran. Salah satunya Astron Virus Filter.

Astron Virus Filter. (Dok: Astron)
Astron Virus Filter. (Dok: Astron)

Dalam keterangannya, Jumat, (18/12/2020), Perwakilan Brand Astron, Kenny Kwe, mengatakan bahwa produknya mampu menyaring semua partikulat yang berterbangan di udara sekitar kita, yang ukurannya 0,1 mikron atau kurang, hingga 10 mikron atau lebih.

Itu termasuk Bakteri dan Virus, bulu hewan peliharaan, asap rokok, asap masakan, debu, bau cat yang menyengat, bahkan partikulat yang tidak terlihat seperti bakteri dan virus.

"Sistem sirkulasi udara di Astron Filter Virus masuk dari permukaan belakang yang sangat luas, kemudian difilter dan disemburkan lagi dari kisi-kisi yang ada di samping kiri dan kanan," kata Keny.

Sehingga, lanjut dia, lebih banyak udara yang masuk dan difilter (disaring), berbeda dengan produk lainnya yang rata-rata hanya dari bagian atas depan saja.

"Produk kami juga dilengkapi dengan Ionizer yang sangat baik untuk meredakan stres dan meningkatkan imun tubuh," kata dia.

baca juga

Kenny menjelaskan bahwa air purifier ini sangat cocok bagi mereka yang sangat sensitif dengan debu dan juga pengidap infeksi saluran pernafasan, penyakit asma, sinus, paru-paru.

"Kami optimis produk ini akan menjadi kebutuhan bagi kita semua, karena dilengkapi dengan filter HEPA H13 yang mampu memfilter hingga 0,1 mikron atau bahkan kurang, sehingga perangkat ini mampu mengurangi risiko penularan virus corona yang ukurannya sekitar 0.1 mikron, yang terbukti bisa menular lewat udara," kata dia.

Lebih jauh, meski air purifier bisa membantu mengurangi risiko penyebaran Covid-19, namun, protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan tindakan lainnya tidak boleh dihilangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sehari Ada 6.689 Kasus Baru, Pasien Corona RI Kini Capai 650.197 Orang

Sehari Ada 6.689 Kasus Baru, Pasien Corona RI Kini Capai 650.197 Orang

News | Jum'at, 18 Desember 2020 | 16:16 WIB

Positif Corona, Begini Kondisi Terkini Pevita Pearce di RS

Positif Corona, Begini Kondisi Terkini Pevita Pearce di RS

Entertainment | Jum'at, 18 Desember 2020 | 16:14 WIB

Satgas: Pandemi Covid-19 Muncul karena Ketidakseimbangan Alam

Satgas: Pandemi Covid-19 Muncul karena Ketidakseimbangan Alam

News | Jum'at, 18 Desember 2020 | 15:28 WIB

Terkini

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

×