Studi Singapura: Bayi Lahir dari Ibu Terinfeksi Covid-19 Memiliki Antibodi

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Sabtu, 19 Desember 2020 | 14:00 WIB
Studi Singapura: Bayi Lahir dari Ibu Terinfeksi Covid-19 Memiliki Antibodi
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi virus corona Covid-19 memiliki antibodi terhadap penyakit tersebut.

Sebagaimana data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), wanita hamil dipercaya berada pada risiko lebih tinggi mengembangkan keparahan akibat Covid-19.

Dilansir dari The Health Site, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatatakan wanita hamil berisiko lebih besar terkena infeksi saluran pernapasan.

Namun demikian, ada sedikit bukti yang menjelaskan hubungan antara ibu yang terinfeksi dan bayi baru lahir.

Di tengah spekulasi, penelitian dari Singapura menemukan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi Covid-19 memiliki antibodi sebagai perlindungan dari penyakit tersebut.

Menurut Jaringan Riset Obstetri dan Ginekologi Singapura, tidak ada bukti penularan virus corona Covid-19 dari ibu ke janin.

Skin to Skin Contact antara Ibu dan Bayi baru Lahir. (Shutterstock)
Skin to Skin Contact antara Ibu dan Bayi baru Lahir. (Shutterstock)

Sebagian besar peserta yang termasuk dalam penelitian ini terinfeksi ringan, sementara reaksi yang lebih parah terjadi pada wanita yang lebih tua dan kelebihan berat badan.

Semua pasien sembuh total, tetapi dua wanita kehilangan bayinya. Para peneliti mengatakan bahwa satu dari dua kasus mungkin terkait dengan komplikasi virus. Penelitian untuk menyelidiki fakta ini pun terus dilakukan.

Di sisi lain, jumlah antibodi yang ditemukan pada bayi dapat bervariasi. Mengacu pada penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Emerging Infectious Diseases menemukan bahwa lima wanita yang terinfeksi Covid-19 dan melahirkan, bayi-bayi mereka memiliki antibodi.

Baca Juga: Virus Corona Covid-19, Ini 5 Cara Meningkatkan Kesehatan Paru-Paru

Tetapi jumlah antibodi bervariasi dan lebih tinggi di antara para ibu yang kabarnya terinfeksi Covid-19 mendekati waktu persalinan.

Namun, tingkat perlindungan yang mungkin ditawarkan ini masih belum diketahui secara jelas. Masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat penurunan antibodi Covid-19 saat bayi tumbuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI