Studi Baru Temukan Pasien Sembuh dari Virus Corona Tak akan Tertular Lagi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 25 Desember 2020 | 12:14 WIB
Studi Baru Temukan Pasien Sembuh dari Virus Corona Tak akan Tertular Lagi!
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Sebelumnya, orang yang pernah terinfeksi virus corona Covid-19 dan sembuh tidak bisa menilai dirinya sudah aman dan tidak akan tertular kembali.

Tapi, dua penelitian medis baru menunjukkan bahwa orang yang sudah pernah terinfeksi virus corona sekali sangat kecil kemungkinannya untuk kembali terinfeksi sampai 6 bulan atau lebih lama lagi.

Para peneliti menemukan bahwa orang dengan antibodi dari infeksi alami memiliki risiko yang lebih rendah untuk terinfeksi kembali daripada mendapatkan antibodi dari vaksin.

"Mereka sangat jarang terinfeksi virus corona Covid-19 kembali," kata Dr Ned Sharpless, direktur dari Institut Kanker Nasional Amerika Serikat dikutip dari Fox News.

Kedua studi tersebut menggunakan dua jenis tes, salah satunya tes darah untuk antibodi yang menempel pada virus dan membantu menghilangkannya. Hasil tes darah menunjukkan antibodi bisa bertahan selama berbulan-bulan setelah infeksi awal.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Jenis tes lain menggunakan sampel hidung dan lainnya untuk mendeteksi virus, yang menunjukkan infeksi sekarang ini atau baru-baru ini terjadi.

Satu studi oleh New England Journal of Medicine, juga telah melibatkan lebih dari 12.500 petugas kesehatan di Rumah Sakit Universitas Oxford di Inggris. Sebanyak 1.265 orang yang memiliki antibodi virus corona pada awalnya, hanya 2 yang kembali positif terinfeksi virus corona setelah 6 bulan sejak infeksi awal.

Berbeda dengan 11.364 pekerja yang awalnya tidak memiliki antibodi, sebanyak 223 dari mereka dinyatakan positif terinfeksi virus corona dalam 6 bulan.

Studi National Cancer Institute juga melibatkan lebih dari 3 juta orang yang menjalani tes antibodi dari 2 laboratorium swasta di Amerika Serikat. Hasilnya, kurang dari 1 persen yang mulanya memiliki antibodi dinyatakan positif virus corona kembali, dibandingkan 3 persen orang yang tidak memiliki antibodi.

baca juga

Para peneliti Oxford pun melihat bahwa seseorang akan 10 kali lebih kecil kemungkinannya mengalami infeksi virus corona kedua jika memiliki antibodi.

Joshua Wolf, spesialis penyakit menular pun mengatakan temuan ini tidak terlalu mengejutkan.  Namun, antibodi itu sendiri mungkin bukan perlindungan utama tubuh dari virus corona. Antibodi mungkin hanya menjadi tanda bahwa bagian lain dari sistem kekebalan tubuh mampu melawan paparan baru virus corona.

"Kami tidak tahu seberapa lama kekebalan virus corona ini bertahan. Orang tetap perlu melindungi diri dan mencegah infeksi ulang dengan melakukan protokol kesehatan," kata Joshua Wolf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Kenali Gejala Varian Baru Virus Corona Covid-19

Waspada, Kenali Gejala Varian Baru Virus Corona Covid-19

Batam | Jum'at, 25 Desember 2020 | 11:59 WIB

Mutasi Sebabkan Muncul Varian Baru Virus Corona Covid-19, Ini 6 Gejalanya!

Mutasi Sebabkan Muncul Varian Baru Virus Corona Covid-19, Ini 6 Gejalanya!

Riau | Jum'at, 25 Desember 2020 | 11:52 WIB

Telah Bermutasi, Peneliti Inggris Ungkap 6 Gejala Varian Baru Virus Corona

Telah Bermutasi, Peneliti Inggris Ungkap 6 Gejala Varian Baru Virus Corona

Health | Jum'at, 25 Desember 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×