Heboh Varian Baru Covid-19, Wamenkes: Berita Positif Lebih Penting

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 25 Desember 2020 | 19:52 WIB
Heboh Varian Baru Covid-19, Wamenkes: Berita Positif Lebih Penting
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Alih-alih mengkhawatirkan varian baru virus corona penyebab sakit Covid-19, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI) Dante Saksono mengatakan lebih penting memperhatian protokol kesehatan 3M. Adapun yang dimaksud 3M ialah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Informasi yang bersifat positif, yaitu yang bisa mengajak masyarakat semakin banyak menaati 3M disebut harus lebih banyak digenjot. Dibanding kata Wamen Dante menginformasikan varian baru yang masih dalam penelitian.

Mengingat informasi seputar varian baru virus corona yang setengah-setengah dikhawatirkan hanya membuat masyarakat takut dan gelisah.

"Jadi sebenarnya komunikasi yang positif itu lebih penting, daripada kita mengangkat isu tentang mutasi ini, karena komunikasi yang positif dengan tidak menakut-nakuti orang, tetapi membuat orang menjadi care terhadap 3M, itu jauh lebih penting dan lebih baik dibandingkan dengan kita mengangkat isu ini," ujar dr. Dante saat konferensi pers, Jumat (25/12/2020).

Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]
Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]

Namun bukan berarti Kemenkes akan berdiam diri, kata Dante. Berdasarkan pemaparan Menkes Budi Gunadi Sadikin, pihaknya sudah membentuk tim untuk meneliti dan mencaritahu lebih jauh tentang karakter varian virus baru ini.

"Tadi sampaikan, memang ada varian baru dan kita pelajari dan kita akan membentuk tim untuk mempelajari kajian itu," papar Wamenkes Dante.

"Tapi yang paling penting adalah teman-teman membantu kita untuk memberitahukan komunikasi yang positif tadi," sambungnya mengingatkan.

Sementara itu Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp. PD-KHOM membenarkan keberadaan varian baru virus corona penyebab sakit Covid-19 ini, bahkan menurutnya varian ini sudah sampai ke negara tetangga, Singapura.

"Sinyal dari @BudiGSadikin. Komunikasi sudah terbuka ketika merespons @dokterparu untuk bersama-sama melawan Covid-19. Mari perketat tali masker lagi, mengingat varian baru virus korona sudah sampai Singapura," tulis Prof. Zubairi dalam cuitan twitternya dikutip suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di TMII Natalan Bareng Keluarga Via Daring

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di TMII Natalan Bareng Keluarga Via Daring

Kaltim | Jum'at, 25 Desember 2020 | 19:10 WIB

Bagaimana Pasien Covid-19 yang Diisolasi di TMII Rayakan Natal?

Bagaimana Pasien Covid-19 yang Diisolasi di TMII Rayakan Natal?

News | Jum'at, 25 Desember 2020 | 19:04 WIB

Kemenkes: Berita Positif Lebih Penting dari Informasi Varian Baru Covid-19

Kemenkes: Berita Positif Lebih Penting dari Informasi Varian Baru Covid-19

News | Jum'at, 25 Desember 2020 | 19:01 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB