Kaleidoskop Kesehatan 2020: 3 Wabah Penyakit Selain Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 26 Desember 2020 | 09:00 WIB
Kaleidoskop Kesehatan 2020: 3 Wabah Penyakit Selain Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Tahun 2020 akan segera berlalu dan semua orang siap menyambut lembaran baru pada 2021. Pada tahun ini, semua orang pastinya telah melalui masa yang cukup sulit.

Pandemi virus corona Covid-19 yang melanda Indonesia di awal tahun 2020 mengubah banyak kehidupan manusia. Semua orang tidak bisa bebas melakukan aktivitas normal seperti sebelumnya untuk mencegah penularan virus.

Apalagi virus corona juga mewabah di berbagai belahan dunia yang membuat penerbangan ke beberapa negara lumpuh.

Selain pandemi virus corona, tahun 2020 juga diwarnai wabah penyakit lainnya yang tak kalah berbahaya dari virus corona Covid-19. Apa saja? Simak rangkuman Suara.com berikut ini.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

1. Penyakit sifilis

Penyakit sifilis sempat mewabah di Alaska, Amerika Serikat bersamaan dengan pandemi virus corona Covid-19 pada pertengahan tahun 2020 ini.

Saat itu pejabat kesehatan setempat mencatat peningkatan kasus sifilis ini mencapai 2 kali lipat dari tahun sebelumnya. Mereka juga melaporkan mayoritas peningkatan kasus sifilis terjadi pada pria dan wanita heteroseksual.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan sifilis merupakan penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Tapi, bakteri ini tidak akan menyebar melalui kursi toilet, gagang pintu, kolam renang, atau peralatan makanan.

Penularan sifilis dapat terjadi selama hubungan seks vaginal, anal, atau oral. Waktu rata-rata antara akuisisi sifilis dengan awal gejala pertama adalah 21 hari tetapi dapat berkisar antara 10 hingga 90 hari.

2. Penyakit Pes

Di tengah pandemi virus corona Covid-19, seorang penduduk di South Lake Tahoe, California terkonfirmasi positif wabah Black Death atau penyakit pes.

Kasus ini menandai munculnya kembali penyakit yang menular antar manusia pertama di negara bagian selama 5 tahun terakhir. Penyakit pes ini berasal dari bakteri yersinia pestis yang menyebabkan Black Death di Eropa pada tahun 1300-an silam.

Penyakit pes ini menyebabkan demam, mual, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening dan nyeri yang disebut bubo. Semua jensi wabah ini terjadi akibat gigitan kutu.

3. Norovirus

Pemerintah China sempat meliburkan aktivitas belajar dan mengajar di salah satu sekolah menengah Provinsi Fujian akibat wabah baru, di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti London: Mutasi Virus Corona Bisa Picu Banyak Kematian pada 2021

Peneliti London: Mutasi Virus Corona Bisa Picu Banyak Kematian pada 2021

Health | Jum'at, 25 Desember 2020 | 11:34 WIB

Penularan Lebih Cepat, Pemerintah Klaim Awasi Munculnya Varian Baru Corona

Penularan Lebih Cepat, Pemerintah Klaim Awasi Munculnya Varian Baru Corona

Bisnis | Kamis, 24 Desember 2020 | 18:04 WIB

Varian Virus Corona Afrika Selatan Berbahaya bagi Anak, Ini Sebabnya!

Varian Virus Corona Afrika Selatan Berbahaya bagi Anak, Ini Sebabnya!

Health | Kamis, 24 Desember 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB