HFNC, Alat Bantu Pernafasan Pasien Covid-19 Karya LIPI Mulai Diproduksi

Risna Halidi

Selasa, 29 Desember 2020 | 10:07 WIB
HFNC, Alat Bantu Pernafasan Pasien Covid-19 Karya LIPI Mulai Diproduksi
Para petugas mencoba alat High Flow Nasal Cannula (HFNC). [dokumentasi pribadi]

Suara.com - Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) baru saja menciptakan sebuah alat bernama High Flow Nasal Cannula (HFNC).

Alat tersebut dapat menjadi terapi oksigen beraliran tinggi, yang diklaim membantu penyembuhan pasien Covid-19.

HFNC berfungsi membantu pasien Covid-19 yang mengalami masalah pernapasan tingkat menengah dengan cara mengalirkan oksigen beraliran tinggi ke dalam paru-paru.

Kini HFNC telah diproduksi oleh PT Gerlink Utama Mandiri yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya, prototype alat ini dibuat oleh LIPI dan lolos uji dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Bakti Sosial Djarum Foundation menyumbangkan alat High Flow Nasal Cannula (HFNC). [dokumentasi pribadi]
Bakti Sosial Djarum Foundation menyumbangkan alat High Flow Nasal Cannula (HFNC). [dokumentasi pribadi]

Direktur PT Gerlink, Ghozalfan F Bazarah menuturkan HFNC memiliki cara kerja yang lebih sederhana dibanding ventilator pernapasan pada umumnya. Di samping itu, harga HFNC juga dianggap lebih terjangkau, di mana setiap unitnya berkisar Rp 60 juta.

"Bila dibandingkan dengan ventilator yang begitu kompleks dengan berbagai macam mode, HFNC jauh lebih sederhana. Tenaga medis hanya perlu mengatur aliran udara (oksigen) dan suhu. Dengan begitu alat ini sangat user friendly dan dapat digunakan oleh semua lini tenaga kesehatan baik relawan, perawat dan tentunya dokter," kata Ghozalfan menjelaskan.

Baru-baru ini, Bakti Sosial Djarum Foundation membagikan 125 alat HFNC ke sejumlah rumah sakit. Tahap I dan Tahap II telah terdistribusikan sebanyak 40 unit HFNC ke sejumlah rumah sakit yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Untuk tahap ketiga, 85 unit HFNC akan disebar ke berbagai rumah sakit rujukan Covid-19. Diproyeksikan, total 125 unit HFNC sudah rampung terdistribusikan pada akhir tahun 2020.

"Bantuan alat HFNC dari Djarum Foundation merupakan bentuk dukungan bagi para pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Juga apresiasi bagi para tenaga medis yang senantiasa menjadi garda terdepan dalam menangani wabah ini. Semoga bantuan ini dapat membantu kesembuhan pasien," kata Program Manager Bakti Sosial Djarum Foundation Purwono Nugroho, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.

Dokter Achmad Syaifudin yang saat ini bertugas menangani pasien Covid-19 di Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus menyampaikan apresiasi terhadap Bakti Sosial Djarum Foundation. Setelah mengaplikasikan HFNC kepada para pesien, dr. Achmad mengakui bahwa alat ini sangat efektif membantu pasien Covid-19 sehingga mencegah penderita masuk ke tahap yang lebih berat.

"Success rate terlihat ketika kondisi pasien berangsur membaik dan tidak sampai jatuh ke tahap berat atau sampai harus dipasang ventilator. Success rate juga didukung dari proses terapi yang tepat pada awal kasus. Peran HFNC ini adalah membuat kondisi awal yang langsung terdeteksi dan mencegah pasien memasuki fase berat atau sangat berat. Sehingga dengan demikian alat yang didonasikan Djarum Foundation ini sangat membantu dalam penanganan pasien Covid-19," tutur dr Achmad Syaifudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Negatif Covid-19 meski Selalu Menemani, Aa Gym: Sama-Sama Pakai Masker

Anak Negatif Covid-19 meski Selalu Menemani, Aa Gym: Sama-Sama Pakai Masker

Jogja | Selasa, 29 Desember 2020 | 10:05 WIB

Warga Wuhan Mulai Divaksin Corona, Satu Orang Dapat Dua Suntikan

Warga Wuhan Mulai Divaksin Corona, Satu Orang Dapat Dua Suntikan

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 10:04 WIB

Selama Pandemi, Lebih 20 Ribu WNI Dipulangkan dari Luar Negeri

Selama Pandemi, Lebih 20 Ribu WNI Dipulangkan dari Luar Negeri

Riau | Selasa, 29 Desember 2020 | 09:55 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB