Suara.com - Menyambut awal tahun 2021, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K), FAAP, FRCPI mengingatkan pentingnya tes Covid-19 pada kelompok anak.
"Skrining contact tracing berlaku untuk anak semua umur. Semua umur anak-anak harus di testing dan tetap ditracing," ujar Aman dalam keterangan videonya kepada Suara.com, Jumat (1/1/2021).
Melalui penelusuran kontak dan tes Covid-19 pada anak -- kata Aman, maka akan diketahui seberapa besar anak berisiko terinfeksi virus SARS CoV 2, sekaligus mengetahui bagaimana cara melindungi anak agar tidak tertular Covid-19.
"Sehingga pastikan agar anak dapat diketahui saat infeksinya dengan metode pemeriksaan yang benar. Dunia yang lebih baik untuk anak Indonesia akan tercipta melalui kerjasama kita semua," tutur Aman.
Selain itu Aman juga mengatakan pentingnya membuat resolusi mengajarkan anak untuk mau menjalani hidup sehat, dan menerapkan protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan di tahun yang baru ini.
"Kami ingin mengingatkan semua pihak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, memastikan anak agar tidak tertular penyakit," terang Dr. Aman.
"Mulailah mengajarkan perilaku hidup bersih sehat sejak dini semampu anak. Sedapat mungkin tetap di rumah saja dulu, karena aktivitas di luar rumah tetap memiliki risiko pajanan infeksi yang jauh lebih tinggi," tutupnya.
Sementara itu menurut data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per 1 Januari 2021, dari total 743.198 kasus positif, 2,7 persen di antaranya adalah anak berusia 0 hingga 5 tahun, dan 8,8 persen didominasi anak berusia 6 hingga 18 tahun.