Benarkah Vaksin Covid-19 Sinovac Cuma Untuk Kelinci Percobaan? Ini Kata IDI

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 03 Januari 2021 | 13:12 WIB
Benarkah Vaksin Covid-19 Sinovac Cuma Untuk Kelinci Percobaan? Ini Kata IDI
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Baru-baru ini beredar pesan singkat WhatsApp mengenai vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China yang disebut, hanya untuk kepentingan uji klinis atau kelinci percobaan. Pesan ini tentu membuat banyak masyarakat khawatir akan kabar tersebut. Lantas, bagaimana faktanya?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menegaskan bahwa informasi tersebut salah.

"Sebuah pesan yang beredar melalui WhatsApp ini meresahkan. Disebutkan bahwa vaksin Sinovac hanya untuk kelinci percobaan dan tidak halal karena berasal dari jaringan kera hijau Afrika. Pesan berantai ini jelas tidak benar alias hoaks," kata Ketua Satgas Covid-19 IDI Prof. dr. Zubairi Djoerban dikutip dari cuitannya, Minggu (3/12/2020).

Prof. Zubairi mengunggah foto isi pesan berantai tersebut. Pesan itu mempermasalahkan tulisan 'only for clinical trial' yang diartikan bahwa kemasan vaksin hanya untuk uji klinis atau kelinci percobaan. 

Zubairi menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 buatan Sinovac memang belum bisa beredar di pasaran. 

"Kemasan Sinovac yang ditampilkan dalam pesan itu adalah kemasan untuk uji klinis. Bukan untuk dipasarkan dan memang belum ada di pasaran," ucapnya.

Vaksin Covid-19 asal China tahap 2 tiba di Jakarta, Kamis 31 Desember 2020 / [Foto Biro Pers Sekretariar Presiden]
Vaksin Covid-19 asal China tahap 2 tiba di Jakarta, Kamis 31 Desember 2020 / [Foto Biro Pers Sekretariar Presiden]

Sementara itu, terkait kehalanan vaksin yang diragukan karena mengandung jaringan kera hijau Afrika, Zubairi menyampaikan bahwa hal itu belum bisa ditentukan. 

Selain itu juga dituliskan kalau vaksin Covid-19 Sinovac mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan merkuri. Dan disebutkan bahwa tidak ada jaminan tidak akan terinfeksi Covid-19 meskipun telah divaksinasi.

Zubairi menegaskan bahwa vaksin Covid-19 perlu mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelum akhirnya diberikan kepada masyarakat. Jika izin diberikan, maka dipastikan bahwa vaksin tersebut mengandung bahan aman dan terbukti efektif.

baca juga

"Ihwal halal atau tidak juga belum ditentukan. Yang jelas, BPOM mengatakan bahwa Sinovac memenuhi syarat untuk mendapatkan label halal," ujarnya.

Vaksin Covid-19 Sinovac termasuk salah satu jenis vaksin yang akan didistribusikan kepada masyarakat. Saat ini ada 3 juta dosis vaksin Sinovac yang telah sampai di Indonesia. Selanjutnya, tinggal menunggu izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berjanji, vaksinasi tahap awal akan mulai dilakukan pada Januari 2021.

"Sebelum masyarakat mulai masuk bekerja pada Januari, Insyaallah vaksin sudah bisa didistribusikan ke 34 provinsi bagi para tenaga kesehatan," kata Budi dalam konferensi pers kedatangan tahap dua vaksin Sinovac 1,8 juta dosis yang disiarkan virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (31/12/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Infeksi Virus Varian Baru Inggris Melonjak

Update Covid-19 Global: Infeksi Virus Varian Baru Inggris Melonjak

Health | Minggu, 03 Januari 2021 | 13:00 WIB

Waduh! Seorang Dokter Masuk ICU Usai Disuntik Vaksin Corona

Waduh! Seorang Dokter Masuk ICU Usai Disuntik Vaksin Corona

News | Minggu, 03 Januari 2021 | 12:10 WIB

Bertambah Lagi, 6 Pasien Covid-19 di Riau Meninggal Dunia

Bertambah Lagi, 6 Pasien Covid-19 di Riau Meninggal Dunia

Riau | Minggu, 03 Januari 2021 | 12:01 WIB

Terkini

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

News | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

Bagaimana Cara agar Baju Hitam Tidak Cepat Pudar? Ini Tips Ampuh dari Ahli

Bagaimana Cara agar Baju Hitam Tidak Cepat Pudar? Ini Tips Ampuh dari Ahli

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

News | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU

Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

5 Varian Serum Garnier dan Perbedaannya, Ada untuk Peeling hingga Skin Barrier

5 Varian Serum Garnier dan Perbedaannya, Ada untuk Peeling hingga Skin Barrier

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:41 WIB

Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen

Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 13:37 WIB

×