Dialami Lionel Messi, Berikut Alasan Lain Orang Tidak Mau Pergi ke Psikolog

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Senin, 04 Januari 2021 | 21:23 WIB
Dialami Lionel Messi, Berikut Alasan Lain Orang Tidak Mau Pergi ke Psikolog
Kapten Timnas Argentina Lionel Messi melakukan pemanasan jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra Paraguay pada 12 November 2020. [AFP]

Suara.com - Pesepak bola kenamaan asal Barcelona, Lionel Messi, mengakui bahwa dirinya membutuhkan konsultasi dengan psikolog akibat tekanan yang dirasakannya.

Meski begitu, Messi tidak pernah melakukannya. Lelaki 33 tahun tersebut mengungkapkan bahwa ia sulit menceritakan kegundahannya ke orang lain.

"Saya adalah seseorang yang menyimpan segalanya untuk diri saya sendiri. Saya tidak berbagi sesuatu. Saya tahu itu akan membantu saya, tetapi saya belum pergi," kata Messi kepada Jordi Evole.

Selain kasus Messi, ada beberapa hal lain yang juga dapat membuat seseorang enggan pergi ke psikolog atau terapis umum.

Melansir Psychology Today, berikut beberapa alasan lainnya:

Penyerang Barcelona, Lionel Messi melihat bola saat menghadapi Real Valladolid dalam laga pekan ke-15 Liga Spanyol di Stadion Jose Zorilla, Rabu (23/12/2020) dini hari WIB. [Cesar Manso / AFP]
Penyerang Barcelona, Lionel Messi melihat bola saat menghadapi Real Valladolid dalam laga pekan ke-15 Liga Spanyol di Stadion Jose Zorilla, Rabu (23/12/2020) dini hari WIB. [Cesar Manso / AFP]

1. Lebih nyaman berbicara dengan teman atau keluarga

Ini adalah hal yang umum terjadi. Namun, pertemanan tidak dapat berfungsi seperti psikoterapi atau psikolog.

"Terapis adalah pendengar terlatih yang dapat membantu menemukan sumber masalah Anda, meski sumbernya adalah pikiran, keluarga, atau Anda sendiri," tutur Loren Soeiro, Ph.D., psikolog di praktik swasta di New York City, AS.

2. Biaya terlalu mahal

baca juga

Seringnya, asuransi atau bantuan pemerintah tidak menanggung seluruh biaya psikoterapi, yang artinya ini adalah investasi pribadi.

Namun terkadang, investasi dalam terapi dapat mencegah masalah yang jauh lebih mengeluarkan biaya tinggi dan memengaruhi kehidupan masa depan.

Ilustrasi konsultasi kesehatan
Ilustrasi konsultasi dengan psikolog (Shutterstock)

3. Tidak punya waktu

"Jika Anda memiliki jenis masalah yang tidak pernah hilang, meluangkan beberapa jam untuk mengatasi (masalahnya) sekarang mungkin justru menghemat waktu, uang dan sakit hati, pada akhirnya," sambung Soeiro.

4. Pernah menemui psikolog dan tidak efektif

Psikolog juga manusia yang masing-masing memiliki kepribadian uniknya. Ketidakberhasilan di masa lampau tidak menentukan terapi di waktu lainnya.

5. Merasa aneh membicarakan masalah pribadi dengan orang asing

Terapi atau peran psikolog bersifat pribadi dan profesional. Aliansi yang dibentuk dengan psikolog merupakan faktor penting dalam pengobatan.

Umumnya, psikolog secara terampil akan membuat pasiennya nyaman dan mereka tidak ingin dianggap sebagai orang asing yang suka menghakimi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cuitan Spartak Moskow saat Ditolak Mentah-mentah Lionel Messi

Viral Cuitan Spartak Moskow saat Ditolak Mentah-mentah Lionel Messi

Bola | Minggu, 03 Januari 2021 | 14:13 WIB

Jelang Pemilihan Presiden, Laporta: Masih Ada Waktu Yakinkan Lionel Messi

Jelang Pemilihan Presiden, Laporta: Masih Ada Waktu Yakinkan Lionel Messi

Jabar | Minggu, 03 Januari 2021 | 06:30 WIB

2020, Tahun Terburuk Barcelona dan Terpuruknya Lionel Messi

2020, Tahun Terburuk Barcelona dan Terpuruknya Lionel Messi

Sumbar | Jum'at, 01 Januari 2021 | 06:15 WIB

Terkini

Bos Tambang Nikel Ditangkap di Makassar Kasus Pajak Rp1,18 Miliar

Bos Tambang Nikel Ditangkap di Makassar Kasus Pajak Rp1,18 Miliar

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Cuaca Mendung dan Hujan Pakai Sunscreen Apa? Cek 3 Pilihan yang Bisa Dicoba

Cuaca Mendung dan Hujan Pakai Sunscreen Apa? Cek 3 Pilihan yang Bisa Dicoba

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS Diperpanjang hingga Juni 2027

Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS Diperpanjang hingga Juni 2027

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Biar Tetap Slay, Jangan Sampai Bahasa Kita Bye!

Biar Tetap Slay, Jangan Sampai Bahasa Kita Bye!

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Nonton Persib vs Garudayaksa, Begini Kronologisnya

Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Nonton Persib vs Garudayaksa, Begini Kronologisnya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Apakah Hari Minggu Ada Razia Polisi Operasi Patuh 2026? Ini Jadwalnya

Apakah Hari Minggu Ada Razia Polisi Operasi Patuh 2026? Ini Jadwalnya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:45 WIB

2 Pilihan Bedak Padat Make Over untuk Makeup Flawless, Mana yang Paling Sesuai Kebutuhanmu?

2 Pilihan Bedak Padat Make Over untuk Makeup Flawless, Mana yang Paling Sesuai Kebutuhanmu?

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Seskab Teddy Sebut 45 Ribu Anak Keluarga Kurang Mampu Terbantu Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Sebut 45 Ribu Anak Keluarga Kurang Mampu Terbantu Sekolah Rakyat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan

Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla

Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:37 WIB

×