Ahli: Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan Lebih Menular dari Inggris

Selasa, 05 Januari 2021 | 08:06 WIB
Ahli: Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan Lebih Menular dari Inggris
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Varian baru virus corona Covid-19 pertama kali diidentifikasi di Kent, Inggris pada awal Desember 2020. Para ahli sempat meyakini varian baru ini meningkatkan penularan virus corona.

Kemudian, Afrika Selatan diisolasi minggu lalu setelah Presiden Cyril Ramaphosa mengatakan varian baru virus corona yang dikenal sebagai 501.V2 memicu gelombang pertama.

Pada 23 Desember 2020, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengonfirmasi dua kasus virus corona Afrika Selatan telah diidentifikasi di Inggris.

Kedua varian baru virus corona itu telah naik ke atas keefektifan vaksin Oxford dan Pfizer. Tetapi, Sir John Bell, profesor kedokteran regius di Universitas Oxford, yang mengatakan varian baru virus corona dari Afrika itu tidak mungkin mematikan efek vaksin.

Sir John Bell mengungkapkan bahwa tim Universitas Oxford masih menilai vaksin virus corona sekarang ini bisa mengatasi varian baru atau tidak.

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

"Saya pikir mutasi virus corona ini tidak mungkin akan mematikan efek vaksin sekarang ini," jelas Sir John Bell dikutip dari Express.

Ia juga menambahkan bahwa membuat vaksin virus corona Covid-19 mungkin perlu satu bulan atau enam minggu. Jadi, semua orang harus tetap tenang dan akan baik-baik saja.

Meski begitu, Sir John mengatakan bahwa masalah sekarang ini bukan hanya dua varian baru virus corona, tetapi ada banyak jenis lainnya.

Sir John juga mengungkapkan bahwa dirinya justru lebih prihatin tentang strain virus corona Afrika Selatan daripada Inggris dengan margin tertentu. Ia menjelaskan bahwa strain virus corona itu telah bermutasi di bagian virus yang memungkinkan antibodi menempel pada sel tubuh.

Baca Juga: Kenali dan Antisipasi Diri dari Varian Baru Virus Corona

Sedangkan, varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki transmisi yang jauh lebih tinggi daripada varian lain. Bahkan sebagian besar varian baru virus corona memengaruhi mereka yang berusia di bawah 20 tahun.

Varian baru virus corona ini telah ditemukan untuk meningkatkan reproduksi atau angka R antara 0,4 dan 0,7. Jika angkanya di atas 1.0 itu berarti setiap orang yang terkena virus corona akan menularkannya ke lebih dari satu orang lainnya.

Nomor R terbaru Inggris diperkirakan antara 1,1 dan 1,3. Hancock mengaku khawatir tentang varian baru virus corona Afrika Selatan yang telah terdeteksi di Inggris dan mendesak negara itu untuk terus mengawasinya.

Varian baru virus corona Afrika Selatan dianggap lebih bisa ditularkan daripada yang ada di Inggris. Penerbangan ke Inggris dari Afrika Selatan pun sedang dilarang untuk menghentikan penyebarannya.

"Kekhawatiran saya adalah kalau transmisi itu nampaknya lebih mudah daripada varian baru virus corona yang dilihat di Inggris," kata Hancock.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI