BPOM AS Beri Peringatan Terkait Hasil Tes RT-PCR Negatif Palsu

Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:01 WIB
BPOM AS Beri Peringatan Terkait Hasil Tes RT-PCR Negatif Palsu
Warga Jerman sedang menjalani tes Covid-19. (DW Indonesia)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah mengeluarkan imbauan keamanan tentang potensi hasil palsu dari tes Covid-19 kuratif, yaitu tes RT-PCR.

Uji real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dikembangkan oleh perusahaan kesehatan yang berbasis di Menlo Park, California, Curative Inc.

FDA memperingatkan bahwa hasil negatif palsu dari tes Covid-19 dapat menyebabkan penundaan atau kurangnya pengobatan yang mendukung. Kasus ini juga dapat meningkatkan risiko penyebaran virus.

Dilansir Medscape, FDA menyarankan dokter untuk melakukan tes kuratif sesuai dengan penjelasan dalam Lembar Fakta untuk Penyedia Layanan Kesehatan yang mereka keluarkan.

"Jika pengujian tidak dilakukan sesuai dengan otorisasinya atau seperti yang dijelaskan dalam pelabelan resmi, ada risiko lebih besar bahwa hasil pengujian mungkin tidak akurat," tulis FDA dalam laman resminya.

Warga menjalani tes usap PCR (Swab Test) di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta Selatan, Senin  (19/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Warga menjalani tes usap PCR (Swab Test) di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dalam penjelasan tersebut, disebutkan bahwa tes ini terbatas pada individu yang telah menunjukkan gejala Covid-19 dalam waktu 14 hari atau kurang.

"Pertimbangkan untuk menguji ulang pasien menggunakan tes yang berbeda jika Anda mencurigai hasil yang tidak akurat dari tes Covid-19 kuratif yang dikeluarkan baru-baru ini," imbuh FDA.

FDA juga mengatakan bahwa hasil negatif dari tes PCR Kuratif tidak mengesampingkan infeksi dan tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya dasar.

"Hasil negatif tidak mengecualikan kemungkinan Covid-19," sambung FDA.

Baca Juga: Mulai Disalurkan Januari, 12.148 Vaksin Covid-19 Diberikan Untuk Nakes

Namun, badan tersebut juga mengatakan apabila tes dilakukan dua minggu lalu, maka tidak ada alasan untuk mencurigai hasilnya. Jadi, pengujian ulang tidak perlu dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI