Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
Bahaya Ikan Sapu-Sapu bagi Ekosistem: Jakarta Basmi Spesies di Sungai (ipb.ac.id)

Suara.com - Awalnya, ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan hias yang sering dipelihara di akuarium karena kemampuannya “membersihkan” lumut. Namun, siapa sangka ikan ini justru berubah menjadi ancaman serius bagi ekosistem perairan di Indonesia, terutama di Jakarta.

Dalam beberapa waktu terakhir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahkan melakukan operasi besar-besaran untuk membasmi ikan ini dari sungai. Langkah ini bukan tanpa alasan, melainkan karena dampaknya yang semakin merusak lingkungan dan membahayakan keseimbangan ekosistem air.

Apa Itu Ikan Sapu-Sapu?

Ikan sapu-sapu (suckermouth catfish) merupakan spesies ikan air tawar yang berasal dari Amerika Selatan. Ikan ini termasuk spesies invasif, yaitu organisme yang hidup di luar habitat aslinya dan memberikan dampak negatif pada lingkungan baru.

Masalahnya, ikan ini memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa:

  • Bisa hidup di air kotor
  • Makan hampir segala jenis bahan organik
  • Berkembang biak sangat cepat (hingga puluhan ribu telur)

Kombinasi ini membuat populasinya sulit dikendalikan.

Bahaya Ikan Sapu-Sapu bagi Ekosistem

1. Mengancam Ikan Lokal

Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies agresif yang memakan telur ikan lain. Akibatnya, banyak ikan lokal gagal berkembang biak. Bahkan, di Jakarta, ikan ini sudah mendominasi perairan dan membuat spesies lokal sulit bertahan hidup.

2. Merusak Rantai Makanan

Sebagai pemakan segala (omnivora), ikan ini mengambil alih sumber makanan di sungai. Hal ini menyebabkan:

  • Ketidakseimbangan ekosistem
  • Berkurangnya keanekaragaman hayati

Penelitian juga menunjukkan ikan invasif seperti ini dapat menggusur populasi asli dan merusak habitat alami.

3. Merusak Infrastruktur Sungai

Tak hanya berdampak ekologis, ikan sapu-sapu juga merusak fisik lingkungan. Ikan ini membuat lubang di dasar dan tebing sungai untuk bertelur, yang berpotensi:

  • Melemahkan tanggul
  • Memicu erosi
  • Meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur

4. Berbahaya bagi Kesehatan Manusia

Meski terlihat seperti ikan konsumsi, ikan sapu-sapu sebenarnya tidak aman dimakan, terutama jika berasal dari sungai tercemar. Hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan logam berat seperti timbal pada ikan ini bisa melebihi batas aman.

Jakarta Bergerak: Operasi Basmi Ikan Sapu-Sapu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini mengambil langkah tegas dengan melakukan operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota. Beberapa fakta terbaru:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:37 WIB

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:20 WIB

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:36 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB