Pandemi Bikin Emosi Terasa Lelah, Begini Saran Dokter Jiwa

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 12 Januari 2021 | 09:58 WIB
Pandemi Bikin Emosi Terasa Lelah, Begini Saran Dokter Jiwa
Ilustrasi emosi lelah. (Shutterstock)

Suara.com - Menjaga pola hidup sehat terasa lebih penting di tengah kondisi pandemi Covid-19. Tetapi yang sering kali kurang disadari banyak orang, hidup sehat bukan hanya untuk menjaga fisik tetapi juga mental

Dokter spesialis kejiwaan dr. Natalia Widiasih Raharjanti. Sp. KJ., mengatakan fisik yang terjaga tetap sehat juga akan berdampak pada emosi tetapi stabil. 

"Cara emosi tetap stabil harus menjaga fisik dulu. Waktu menjaga pola tidur, pola makan juga olahraga," kata Natalia dalam talkshow virtual di Graha BNPB Indonesia, Senin (11/1/2021).

Tak kalah penting juga harus menyadari tanda-tanda kelelahan pada diri. Lagi-lagi, bukan hanya lelah fisik tapi juga kelelahan secara mental. Natalia menyampaikan bahwa ada tiga gejala yang bisa terjadi.

Ilustrasi depresi (shutterstock)
Ilustrasi emosi terasa lelah. (shutterstock)

"Kelelahan bisa macam-macam, tanda gejalanya ada tiga. Apakah jadi mudah sensitif atau jadi mudah marah, kognitif pola pikir jadi ngaco, atau dari perilaku kita jadi apatis, gak pedulian. Itu harus dikenali dulu," ucapnya. 

Setelah menyadari adanya salah satu atau seluruh gejala tersebut, langkah selanjutnya seseorang harus beristirahat. Natalia menyarankan istirahat dengan tidak melakukan apa pun atau cukup dengan tidur. 

Tetapi, ia juga menyampaikan bahwa manusia jika mengalami tekanan emosional, maka tubuhnya cenderung akan punya dua pilihan. Antara menghadapi kelelahan tersebut atau menghindarinya. 

"Kalau lagi tertekan tubuh itu cenderung jadi fight or flight. Apakah kita mau lari dari masalah berat ini atau mau fight supaya bisa cepat teratasi. Nah, itu yang membuat kondisi tegang. Kalau udah fight or flight, itu kortisol naik, reformen naik, kita gak akan bisa tidur. Yang harus dilakukan belajar teknik relaksasi," tuturnya.

Menurut pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu, relaksasi termasuk aktivitas yang mudah tetapi tidak semua orang bisa melakukannya. Terlebih, setiap orang tentunya memiliki cara relaksasi berbeda-beda.

Ia menyarankan, terlebih dulu menyadari atau mencari relaksasi yang tepat dilakukan untuk bisa membuat diri tenang.

"Ada yang yoga, ada yang nonton film horor. Jadi kenali apa yang membuat rileks. Kalau sudah rileks baru mengenali sumber kecemasan. Kalau sudah tahu, berpikir apakah kecemasan sesuatu yang bisa dikontrol atau ketakutan cuma dari individu. Jangan pernah diam saja. Jadi salah satu cara berpikir positif adalah selalu aktif," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pola Makan Bisa Berefek pada Risiko Kesehatan Mental, Begini Rincian Studi

Pola Makan Bisa Berefek pada Risiko Kesehatan Mental, Begini Rincian Studi

Health | Senin, 11 Januari 2021 | 16:24 WIB

Kocak! Aksi Spektakuler Selamat Mi Goreng Justru Bikin Emosi

Kocak! Aksi Spektakuler Selamat Mi Goreng Justru Bikin Emosi

Sulsel | Sabtu, 09 Januari 2021 | 16:32 WIB

Refleks Selamatkan Mi dengan Cara Tak Terduga, Pria Ini Malah Bikin Emosi

Refleks Selamatkan Mi dengan Cara Tak Terduga, Pria Ini Malah Bikin Emosi

Lifestyle | Sabtu, 09 Januari 2021 | 14:10 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB