Studi: Setiap Secangkir Kopi Turunkan Satu Persen Risiko Kanker Prostat

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 12 Januari 2021 | 13:34 WIB
Studi: Setiap Secangkir Kopi Turunkan Satu Persen Risiko Kanker Prostat
Ilustrasi kopi

Suara.com - Minum beberapa cangkir kopi setiap hari dikaitkan penurunan risiko kanker prostat. Hal ini dinyatakan dalam analisis data yang dikumpulkan dari jurnal online BMJ Open.

Melansir dari Medical Xpress, penelitian tersebut menunjukkan bahwa setiap cangkir tambahan dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat hingga kurang lebih 1 persen.

Kanker prostat adalah kanker paling umum kedua dan penyebab utama keenam kematian akibat kanker pada pria. Hampir tiga dari empat kasus terjadi di negara maju, namun sejak tahun 1970-an kasus baru penyakit ini meningkat tajam di negara-negara Asia seperti Jepang, Singapura, dan China.

Sebelumnya konsumsi kopi telah dikaitkan dengan risiko relatif yang lebih rendah dari kanker hati, usus, dan payudara.

Dalam penelitian ini, para peneliti membandingkan risiko pada kelompok subjek dengan tingkat konsumsi tertinggi berkisar antara 2 sampai 9 cangkir kopi atau lebih sehari. Sementara tingkat terendah berkisar dari tidak minum kopi sama sekali hingga kurang dari 2 cangkir sehari.

Ilustrasi kopi. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi kopi. (Dok : Istimewa)

Penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan kategori konsumsi kopi terendah, kategori tertinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat sebesar 9 persen.

Dan setiap cangkir harian tambahan dikaitkan dengan penurunan risiko 1 persen. Artinya jika Anda minum dua cangkir sehari maka penurunan risiko berkisar 2 persen, 3 cangkir 3 persen, dan selanjutnya.

Kopi sendiri dikenal meningkatkan metabolisme glukosa, memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan. Kopi juga memengaruhi kadar hormon seks yang dapat memengaruhi inisiasi dan perkembangan kanker prostat.

"Studi ini menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi kopi dapat dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengeksplorasi mekanisme yang mendasari dan senyawa aktif dalam kopi," catat pata peneliti.

"Jika keterkaitan tersebut lebih jauh terbukti menjadi efek kausal, pria mungkin didorong untuk meningkatkan konsumsi kopi mereka sehingga berpotensi menurunkan risiko kanker prostat," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Kopi dan Teh Tiap Hari Turunkan Risiko Kematian Dini, Ini Alasannya

Minum Kopi dan Teh Tiap Hari Turunkan Risiko Kematian Dini, Ini Alasannya

Health | Minggu, 03 Januari 2021 | 14:58 WIB

Bolehkah Minum Kopi Sebelum Olahraga?

Bolehkah Minum Kopi Sebelum Olahraga?

Lifestyle | Senin, 21 Desember 2020 | 08:05 WIB

Amankah Minum Kopi saat Perut Kosong? Ini Pendapat Ahli

Amankah Minum Kopi saat Perut Kosong? Ini Pendapat Ahli

Kaltim | Kamis, 17 Desember 2020 | 18:51 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB