Lebih Sehat Mana, Asupan Protein Alami atau Kemasan?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 12 Januari 2021 | 19:50 WIB
Lebih Sehat Mana, Asupan Protein Alami atau Kemasan?
Ilustrasi diet tinggi protein. (Shutterstock)

Suara.com - Protein salah satu nutrisi utama yang dibutuhkan untuk membentuk otot tubuh. Walaupun setiap departemen kesehatan di tiap negara juga organisasi kesehatan telah menganjurkan batas minimal asupan protein, tetapi kebutuhan protein setiap orang bisa saja berbeda tergantung pada berat badan dan aktivitas fisik. 

"Pelatihan untuk meningkatkan kekuatan, kebugaran atau sejenisnya membutuhkan lebih banyak protein”, kata Graeme Close, Profesor Fisiologi Manusia di Liverpool John Moores University. 

Protein mudah didapatkan dari banyak makanan, baik yang bersumber dari hewan maupun tumbuhan. Tetapi tak sedikit juga orang mengonsumsi protein bubuk yang dijadikan minuman shake agar mudah mengonsumsinya.

Tetapi menurut Profesor Close, mengonsumsi protein bubuk sebenarnya hanya sebatas kenyamanan bukan untuk kebutuhan tubuh.  

Ilustrasi makanan sumber protein, susu, ikan, daging dan telur. (Shutterstock)
Ilustrasi makanan sumber protein, susu, ikan, daging dan telur. (Shutterstock)

"Cara terbaik untuk mendapatkan protein adalah dari makanan," katanya dikutip dari BBC.

Jenis protein bubuk paling umum terbuat dari whey, produk sampingan keju. Jenis itu biasanya berupa susu dengan lemak dan gula yang disaring, kata Profesor Close.

Bagi orang yang harus konsisten latihan fisik, seperti atlet atau sedang program diet, harus konsumsi jumlah protein yang sama sepanjang hari. Sehingga, jika tidak memungkinkan untuk dapat asupan protein dari makanan dengan jumlah yang cukup, barulah ditutup dengan protein bubuk  menurut Close. 

Produk protein dapat membantu melengkapi diet untuk memenuhi target pelatihan. Tapi dia merekomendasikan konsumsi dulu makanan yang kaya protein secara alami sepanjang hari. 

"Bangun di pagi hari dan makan telur dadar, salmon asap atau yoghurt dan beri", katanya. 

baca juga

Daging seperti daging sapi dan ayam, ikan, telur, susu, kacang-kacangan, tahu, dan produk berbahan dasar kedelai semuanya merupakan sumber protein yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahu Tempe Langka, 4 Makanan Ini Juga Bisa Jadi Sumber Protein Nabati

Tahu Tempe Langka, 4 Makanan Ini Juga Bisa Jadi Sumber Protein Nabati

Health | Senin, 04 Januari 2021 | 19:50 WIB

Bantu Turunkan Risiko Diabetes, Ini Manfaat Konsumsi Makanan Tinggi Protein

Bantu Turunkan Risiko Diabetes, Ini Manfaat Konsumsi Makanan Tinggi Protein

Sulsel | Senin, 28 Desember 2020 | 15:08 WIB

5 Alasan Pejuang Diet Wajib Sarapan dengan Protein

5 Alasan Pejuang Diet Wajib Sarapan dengan Protein

Sulsel | Senin, 21 Desember 2020 | 11:38 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB