Studi: Perempuan Lebih Berisiko Meninggal akibat Strain Baru Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 13 Januari 2021 | 14:16 WIB
Studi: Perempuan Lebih Berisiko Meninggal akibat Strain Baru Virus Corona
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Sebuah analisis resmi menemukan sekarang ini lebih banyak perempuan meninggal akibat strain baru virus corona Covid-19 daripada gelompang pertama.

Para ahli menduga bahwa sekarang ini perempuan lebih rentan terhadap jenis baru virus corona Covid-19 yang sedang merajalela di Inggris.

Selain perempuan, kematian akibat virus corona di antara orang kulit putih juga jauh lebih tinggi daripada sebelumnya. Sedangkan, kematian di antara orang-orang dari etnis minoritas justru menurun.

Dr. David Strain, dosen klinis senior di University of Exeter, mengatakan ada sejumlah alasan hipotesis terkait hal tersebut. Salah satu penyebabnya adalah perubahan pada virus corona.

"Jika kita membayangkan setiap orang memiliki ambang toleransi virus tertentu. Lalu, jumlah virus yang mereka temui di atas ambang batas itu, maka paparan berubah menjadi penyakit," ujar Dr. David dikutip dari The Sun.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Menurut Dr. David, sekarang ini virus corona lebih ganas. Sehingga orang yang sebelumnya dinilai cukup kuat tiba-tiba menjadi rentan terinfeksi virus corona.

Tapi, anak muda dan orang yang berusia di bawah 60 tahun masih berisiko meninggal karena virus corona dalam jumlah yang relatif rendah. Bahkan dokter mengatakan mereka yang dirawat di rumah sakit akibat virus corona juga lebih banyak sekarang.

Dr. David juga memeringatkan tentang perubahan perilaku selama pandemi virus corona. Banyak pasien virus corona lebih muda dan wanita kulit putih yang terbuai dengan rasa aman palsu.

"Kebanyakan orang akan mengambil langkah-langkah yang berisiko terinfeksi virus corona ketika mendengar bahwa Anda telah berisiko rendah," ujarnya.

Sebenarnya, jumlah kematian akibat virus corona pada pria masih lebih tinggi daripada wanita secara keseluruhan. Tetapi, ada perbedaan tingkat kematian akibat virus corona pada wanita.

Pada gelombang pertama virus corona, tingkat kematian pada pria 61 persen dan wanita 39 persen. Sekarang ini, tingkat kematian pria 57 persen dan wanita 43 persen.

Berbagai penelitian telah menjelaskan penyebab pria jauh lebih berisiko meninggal akibat virus corona, yakni perbedaan genetik yang memengaruhi sistem kekebalan.

Beberapa ahli mengatakan darah pria mempermudah virus corona untuk menginfeksi sel. Pria memiliki lebih banyak enzim ACE2, yang digunakan virus untuk memasuki sel dan mulai bereplikasi.

"Semakin banyak enzim ini, maka semakin sedikit virus yang Anda butuhkan untuk menyebabkan penyakit," jelas Dr David.

Tapi, Dr. David mengatakan strain baru virus corona ini mungkin lebih mudah menyebabkan penyakit pada mereka yang memiliki kadar ACE2 lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Varian Baru Virus Corona, Cek Bagian Kuku dan Daun Telinga!

Gejala Varian Baru Virus Corona, Cek Bagian Kuku dan Daun Telinga!

Health | Rabu, 13 Januari 2021 | 13:27 WIB

Mengapa Perempuan Cenderung Jatuh Cinta pada Lelaki yang Lebih Muda?

Mengapa Perempuan Cenderung Jatuh Cinta pada Lelaki yang Lebih Muda?

Lifestyle | Rabu, 13 Januari 2021 | 09:27 WIB

Terinfeksi Virus Corona, Pria Ini Alami Rasa Terbakar di Telapak Kaki

Terinfeksi Virus Corona, Pria Ini Alami Rasa Terbakar di Telapak Kaki

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB