5 Fakta Vaksin Sinovac

Rifan Aditya

Rabu, 13 Januari 2021 | 19:18 WIB
5 Fakta Vaksin Sinovac
Ilustrasi vaksin Covid-19, Sinovac - fakta vaksin sinovac. [Noel Celis/AFP]

Suara.com - Vaksinasi Covid-19 yang dimulai hari ini, Rabu (13/1/2021) menggunakan vaksin sinovac. Ada beberapa fakta vaksin sinovac yang penting kalian ketahui. 

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dimulai hari ini, Rabu (13/1/2021) dan Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama di Indonesia yang diberikan suntikan vaksin COVID-19. Proses penyuntikkan vaksin dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta pukul 10.00 WIB pagi tadi. Proses tersebut disiarkan secara live melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac yang dikembangkan oleh Sinovac Biontech, Coronavac, China. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) kepada vaksin sinovac agar dapat digunakan di Indonesia karena dilihat dari situasi darurat saat ini.

Berikut merupakan fakta vaksin sinovac yang pertama kali disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo pada hari ini.

1.     Efikasi 65,3 persen

Efikasi yang ada pada vaksin sinovac ini sebesar 65,3 persen. Hal ini, vaksin sinovac dapat memberikan harapan untuk dapat menurunkan kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Sedangkan efikasi vaksin sinovac berdasarkan laporan dari pengujian di Turki sebesar 91,25 persen dan Brazil sebesar 78 persen. Meski begitu, vaksin sinovac ini telah memenuhi standar persyaratan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mana efikasi yang harus dicapai adalah 50 persen.

2.     Mendapatkan izin dari BPOM

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) kepada vaksin sinovac agar dapat digunakan. Penyuntikkan vaksin sinovac akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh Indonesia.

baca juga

3.     Memiliki efek samping

Berdasarkan analisis terhadap hasil uji klinis vaksin sinovac menimbulkan efek samping. Efek samping yang ditimbulkan oleh vakin sinovac berupa nyeri, iritas, kemerahan dan pembengkakan.

Sedangkan efek samping sistemik pada vaksin sinovac ini adalah nyerti otot, demam, dan fatigue. Frekuensi efek samping yang berat berupa sakit kepala, gangguan kulit, diare yang dilaporkan hanya sekitar 0,1 hingga 1 persen.

4.     Mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin sinovac ini halal untuk digunakan. Fatwa MUI dikeluarkan setelah terbitnya penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sertifikasi halal tersebut terbit melalui Fatwa MUI Nomor: 02 Tahun 2021 Tentang Produk Vaksin COVID-19 dari Sinovac Life Science Co. LTD China dan PT Bio Farma (Persero), MUI menyatakan bahwa vaksin sinovac hukumnya suci dan halal.

5.     Memicu imun tinggi

Vaksin sinovac yang telah melalui uji klinis menunjukkan hasil yang baik dalam menetralkan dan membunuh virus atau imunogenisitas. Vaksin sinovac mampu membentuk antibody sebesar 99,74 persen. Pada tiga bulan setelah penyuntikkan, hasil antibody masih dalam besaran 99,22 persen.

Demikian sejumlah fakta vaksin sinovac yang pertama kali disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo pada hari ini, Rabu (13/1/2021).

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Hukum Menolak Vaksin Covid-19?

Bagaimana Hukum Menolak Vaksin Covid-19?

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 18:55 WIB

Nagita Kepingin Divaksin Bareng Jokowi, Tapi Istana Cuma Undang Raffi Ahmad

Nagita Kepingin Divaksin Bareng Jokowi, Tapi Istana Cuma Undang Raffi Ahmad

Video | Rabu, 13 Januari 2021 | 21:35 WIB

Disuntik Vaksin Bersama Jokowi, Ternyata Raffi Ahmad Punya Tugas Ini

Disuntik Vaksin Bersama Jokowi, Ternyata Raffi Ahmad Punya Tugas Ini

Video | Rabu, 13 Januari 2021 | 19:00 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×