Pasien Covid-19 Parah Hanya Punya Sedikit Keanekaragaman Mikrobioma Usus

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 15 Januari 2021 | 14:38 WIB
Pasien Covid-19 Parah Hanya Punya Sedikit Keanekaragaman Mikrobioma Usus
Ilustrasi pasien Covis-19 parah (Shutterstock)

Suara.com - Covid-19 merupakan penyakit pernapasan yang dampaknya tidak hanya memengaruhi paru-paru saja. Virus corona, penyebab penyakit tersebut, dapat menyebabkan penderita tidak bisa mencium bau hingga diare.

Sekarang, para peneliti juga menemukan hubungan antara Covid-19 dan usus, khususnya berkaitan dengan bakteri-bakteri di usus.

Dalam ulasan yang terbit di mBio minggu ini, ahli mikrobiologi Korea Heenam Stanley Kim berhipotesis yang menghubungkan disfungsi usus dan infeksi Covid-19 parah.

"Tampaknya ada hubungan yang jelas antara perubahan mikrobioma usus dan Covid-19 parah," tulis Kim dalam siaran pers.

Meski kaitannya belum diselidiki secara khusus, beberapa penelitian skala kecil menemukan pasien Covid-19 memiliki lebih sedikit keragaman bakteri di usus mereka dibanding orang sehat.

Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi usus (Pixabay/Elionas2)

Hasil itu diketahui dari sampel tinja 15 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di Hong Kong.

Peneliti juga menemukan adanya peningkatan bakteri berbahaya dan penurunan mikroba yang lebih 'ramah' pada pasien Covid-19, dibanding pada usus yang sehat.

"Ketidakseimbangan bakteri usus ini dapat mempermudah patogen seperti virus corona masuk ke usus," tulis Kim, dilansir Insider.

Sejauh ini, hanya ada sedikit perhatian dalam hubungan antara virus corona dan usus. Sebagian karena SARS-CoV-2 adalah virus pernapasan, dan yang lainnya karena hanya ada sedikit informasi mengenai mikrobioma usus.

baca juga

Masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengeksplorasi hubungan potensial ini, tetapi ada kemungkinan masalah pencernaan, seperti sindrom usus bocor, memungkinkan virus corona masuk ke dalam usus.

Sindrom tersebut terjadi saat lapisan usus terganggu sehingga menciptakan celah kecil yang membuat virus dapat menembus ke dalam organ dan jaringan di sekitarnya.

Untuk mengatasi masalah ini, peneliti berpikir perawatan yang mungkin adalah probiotik, makanan atau suplemen yang mengandung bakteri baik.

"Probiotik konvensional saat ini tidak akan membantu untuk mengobati Covid-19. Kita perlu mengembangkan jenis bakteri yang sangat spesifik untuk digunakan," jelas Kim.

"Bakteri penghasil butirat tertentu dapat dipilih dan dikembangkan sebagai probiotik di masa mendatang. Namun, perkembangan ini akan memakan waktu, dan bakteri terapeutik baru harus melewati regulasi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Menjaga Pola Makan Sehat, Berpengaruh ke Mikroba di Usus Lho!

Pentingnya Menjaga Pola Makan Sehat, Berpengaruh ke Mikroba di Usus Lho!

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 07:40 WIB

Studi: Pola Makan Ibu Menyusui Bisa Berpengaruh pada Mikroba Usus Anak

Studi: Pola Makan Ibu Menyusui Bisa Berpengaruh pada Mikroba Usus Anak

Health | Kamis, 17 Desember 2020 | 13:19 WIB

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:38 WIB

Terkini

Apakah Bekerja di Ruangan Indoor Harus Reapply Sunscreen? Ini Penjelasannya

Apakah Bekerja di Ruangan Indoor Harus Reapply Sunscreen? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Beda Sikap Prabowo Usai Foto di HUT TNI: Salami SBY dan Komandan Upacara, tapi Tidak dengan Jokowi

Beda Sikap Prabowo Usai Foto di HUT TNI: Salami SBY dan Komandan Upacara, tapi Tidak dengan Jokowi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara

Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu

Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Parfum EDP Marina Ada Apa Saja? Intip 3 Varian dan Karakter Wanginya

Parfum EDP Marina Ada Apa Saja? Intip 3 Varian dan Karakter Wanginya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:59 WIB

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA

Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Stok Diklaim Aman, Antrean BBM Disebut Karena Gangguan Distribusi Akibat El Nino

Stok Diklaim Aman, Antrean BBM Disebut Karena Gangguan Distribusi Akibat El Nino

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Ramai di Media Sosial, Polisi Amankan DA Terkait Dugaan Pencabulan Anak di Kebayoran Baru

Ramai di Media Sosial, Polisi Amankan DA Terkait Dugaan Pencabulan Anak di Kebayoran Baru

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan

Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:52 WIB

×