Kontrol Gula Darah Pasien Diabetes Tipe 2, Cobalah Konsumsi Jeruk dan Tomat

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 19 Januari 2021 | 15:20 WIB
Kontrol Gula Darah Pasien Diabetes Tipe 2, Cobalah Konsumsi Jeruk dan Tomat
Buah jeruk, kulit jeruk (Pixabay/Pixel2013)

Suara.com - Kadar gula darah yang tinggi bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan serius, seperti kerusakan saraf, penyakit jantung, ginjal dan kerusakan mata. Kondisi ini juga cukup umum di antara mereka yang menderita diabetes tipe 2.

Tapi, Dr Brewer merekomendasikan dua jenis makanan yang bisa membantu mengelola diabetes tipe 2 secara efektif. Dua jenis makanan itu adalah jeruk dan tomat.

Dr Brewer mengatakan jeruk memiliki tingkat antioksidan vitamin C, antosianidin, dan flavon yang tinggi, terutama jeruk merah.

Baru-baru ini, jeruk merah terbukti mengandung cyanidin-3 glukosida dan delphinidin-3 glukosida. Kandungan tersebut bisa membantu meningkatkan sekresi insulin untuk meningkatkan toleransi glukosa.

Sedangkan, tomat juga sumber likopen yang tinggi. Antioksidan yang dilepaskan dalam jumlah tinggi oleh tomat bisa membantu menurunkan risiko serangan jantung.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Selain itu, minum jus tomat secara rutin bisa melindungi diri dari kolesterol jahat bagi penderita diabetes tipe 2. Anda bisa mengonsumsi tomat dan jeruk secara bergantian untuk membantu mengontrol gula darah.

Sementara itu, Anda bisa mengonsumsi makanan pokok yang dimasak menggunakan minyak zaitun, sumber lemak tak jenuh tunggal dan tinggi antioksidan.

"Mengikuti pola makan ala Mediterania yang kaya minyak zaitun diprediksi bisa mencegah lebih dari 90 persen diabetes tipe 2 bila dikombinasikan dengan olahraga teratur," kata Dr Brewer dikutip dari Express.

Dr Brewer juga menyarankan untuk menambahkan beberapa bumbu dapur dalam masakan Anda yang baik bagi penderita diabetes tipe 2.

Bumbu dapur itu termasuk kayu manis, jahe, fenugreek, kunyit, jinten, biji ketumbar,dan daun kari. Semua bumbu dapur itu bermanfaat untuk mengontrol glukosa.

Kemudian, sarapan yang tergolong ramah bagi penderita diabetes termasuk kacang-kacangan, biji-bijian dan yogurt. Kacang-kacangan bisa membantu mengontrol kadar gula darah karena merupakan makanan rendah glikemik.

"Jika bicara tentang makanan untuk penderita diabetes tipe 2, tidak semua kentang baik. Konsumsi ubi yang kaya serat baik untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali," jelas Dr Brewer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Menjaga Pola Makan Sehat, Berpengaruh ke Mikroba di Usus Lho!

Pentingnya Menjaga Pola Makan Sehat, Berpengaruh ke Mikroba di Usus Lho!

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 07:40 WIB

Konsumsi Makanan Ini Sebelum Olahraga, Efektif Bantu Membakar Kalori

Konsumsi Makanan Ini Sebelum Olahraga, Efektif Bantu Membakar Kalori

Jatim | Sabtu, 09 Januari 2021 | 10:51 WIB

Ingin Bakar Kalori Lebih Banyak? Konsumsi Makanan Ini Sebelum Olahraga

Ingin Bakar Kalori Lebih Banyak? Konsumsi Makanan Ini Sebelum Olahraga

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 15:54 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB