Mudah Memar Walau dari Cedera Kecil, Perlukah Diperiksakan ke Dokter?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 21 Januari 2021 | 13:50 WIB
Mudah Memar Walau dari Cedera Kecil, Perlukah Diperiksakan ke Dokter?
Ilustrasi memar (Shutterstock)

Suara.com - Benturan, walaupun kecil, dapat menyebabkan memar. Ini terjadi ketika darah terperangkap di bawah kulit.

Ketika sebagian besar hanya akan mengalami memar saat terjatuh atau terbentur, ada beberapa orang yang mudah mengalaminya hingga mereka tidak ingat penyebabnya.

Mudah memar tidak selalu berarti orang tersebut memiliki kondisi medis tertentu. Tetapi perubahan jumlah memar yang terjadi secara tiba-tiba mungkin memerlukan pemeriksaan medis.

Kondisi atau pengobatan tertentu yang meningkatkan pendarahan juga dapat membuat seseorang lebih mudah memar.

Selain itu, mudah memar juga dapat diturunkan dalam keluarga. Jadi, apabila ada kerabat yang mudah memar, kemungkinan besar Anda juga mengalaminya.

Kaki bayi memar atau bengkak. (Shutterstock)
Kaki bayi memar. (Shutterstock)

Terlepas dari penyebab di atas, berdasarkan Medical News Today, umumnya orang akan mudah alami memar seiring bertambahnya usia karena pembuluh darah lebih lemah dan kulit menipis.

Berikut beberapa tanda bahwa seseorang lebih mudah memar daripada biasanya:

  • memar yang sangat besar dan menyakitkan sebagai respons dari cedera ringan.
  • mengalami banyak memar tanpa tahu penyebabnya.
  • sering timbul memar yang membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk sembuh.
  • apabila terluka dan berdarah, akan membutuhkan lebih dari 10 menit untuk reda.

Kapan orang yang mudah memar harus diperiksakan ke dokter?

Apabila Anda memiliki memar besar dan masif yang tampaknya terus-menerus mengeluarkan di bawah kulit, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter.

Memar yang sangat menyarkitkan, menghitam dan menyebabkan bengkak yang tidak biasa akibat cedera atau pukulan keras di punggung, dada, atau perut, juga harus segera mendapat pertolongan medis.

Orang yang mudah memar harus berkonsultasi dengan dokter apabila:

  • tiba-tiba lebih mudah memar daripada sebelumnya.
  • memiliki gejala lain, seperti kulit kuning, demam, memiliki energi yang rendah, atau adnaya perubahan kulit.
  • pengobatan tertentu justru menyebabkan orang tersebut mudah memar.
  • mendapat banyak luka memar yang menyakitkan dan tingkat kesembuhan sangat lambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Gempita Nora Marten Terpeleset di Kolam Renang dan Alami Memar

Duh, Gempita Nora Marten Terpeleset di Kolam Renang dan Alami Memar

Entertainment | Kamis, 21 Januari 2021 | 11:11 WIB

Tubuh Memar Tiba-tiba Bukan Dijilat Setan, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tubuh Memar Tiba-tiba Bukan Dijilat Setan, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Lampung | Kamis, 21 Januari 2021 | 06:20 WIB

Bukan Dijilat Setan, Ini Penyebab Tubuh Tiba-tiba Memar dan Biru-biru

Bukan Dijilat Setan, Ini Penyebab Tubuh Tiba-tiba Memar dan Biru-biru

Health | Rabu, 20 Januari 2021 | 16:05 WIB

Terkini

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB