Satgas: Lonjakan Covid-19 Indonesia Bukan Akibat Varian Baru Virus Corona

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 21 Januari 2021 | 18:16 WIB
Satgas: Lonjakan Covid-19 Indonesia Bukan Akibat Varian Baru Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Beberapa minggu terakhir, kasus positif Covid-19 melonjak drastis, bahkan rekor terbanyak terjadi pada 16 Januari 2021 di mana kasus baru bertambah 14.224. Kini rerata temuan kasus baru di Indonesia selalu lebih dari 10 ribu kasus positif.

Per Kamis (21/1/2021) hari ini, positif Covid-19 baru mencapai 11.703 kasus. Namun Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, menegaskan jika lonjakan kasus ini bukan karena varian baru virus corona.

"Saya perlu tegaskan, penambahan kasus positif yang besar saat ini terbukti bukan karena munculnya varian baru seperti yang muncul di Inggris," ujar Prof. Wiku saat konferensi pers.

Fakta ini ia dapatkan setelah mendapat laporan dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) yang melakukan whole genome sequencing (WGS), yaitu kegiatan pengurutan genom (struktur) virus yang menyebar dan menginfeksi beberapa orang dalam satu wilayah.

"Hasil pelacakan genom di sequencing oleh lembaga biologi molekuler eijkman, menyatakan whole genom squencing dikumpulkan kepada GISAID atau bank data virus influensa sebanyak 244 (sampel) dan tidak ditemukan mutasi B.1.1.7 sampai saat ini," terang Prof. Wiku.

Mutasi B.1.1.7 adalah kode mutasi virus corona SARS CoV 2 yang menyebar di Inggris, yang 70 persen lebih cepat menular. Mutasi ini membuat lebih banyak orang tertular Covid-19 dan meningkatkan kasus aktif di Inggris.

Sedangkan mayoritas mutasi virus corona yang menyebar di Indonesia punya kode mutasi D614G, yaitu 78 persen mutasi yang mendominasi dan tersebar ke seluruh dunia.

"Namun jenis mutasinya sudah banyak ditemukan ialah yang berjenis D614G," paparnya.

Terakhir, menurut Prof. Wiku, solusi terbaik mencegah virus bermutasi dan mereplika diri, yaitu mengurangi kasus infeksi Covid-19.

"Kita harus mampu menekan replikasi atau infeksi virus dengan menghambat laju penularan, jadi kita jangan sampai lengah lengah atas kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan," pungkas Prof.Wiku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Varian Baru Virus Corona, Ilmuwan Oxford Kembangkan Vaksin Baru

Hadapi Varian Baru Virus Corona, Ilmuwan Oxford Kembangkan Vaksin Baru

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 17:00 WIB

Benarkah Vaksin Pfizer Bisa Lawan Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan?

Benarkah Vaksin Pfizer Bisa Lawan Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan?

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 14:02 WIB

Lebih dari 800 Kematian karena Covid-19 Dilaporkan Afrika Selatan

Lebih dari 800 Kematian karena Covid-19 Dilaporkan Afrika Selatan

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 10:55 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB