Studi: Vaksin Pfizer dan Moderna Disebut Melindungi dari Varian Baru Corona

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 21 Januari 2021 | 19:59 WIB
Studi: Vaksin Pfizer dan Moderna Disebut Melindungi dari Varian Baru Corona
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Humas/Jay)

Suara.com - Penelitian baru minggu ini memberi bukti yang meyakinkan bahwa orang yang divaksinasi Covid-19 akan terlindungi dari varian baru virus corona.

Dua kelompok peneliti menguji dua varian baru terhadap plasma darah yang diambil dari orang-orang yang sudah menerima vaksin, baik Moderna maupun Pfizer.

Salah satu tim yang dipimpin oleh Michel Nussenzweig dari Universitas Rockefeller menguji plasma yang diambil dari 20 orang yang mendapat dua dosis vaksin Pfizer dan Moderna.

Mereka menemukan, vaksin menghasilkan respons antibodi yang kuat serta sel-sel yang terus memproduksi antibodi baru selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

"Kami mengukur respons antibodi mereka terhadap virus 'tipe liar'. Kemudian kami mengambil plasma orang-orang dan menilainya terhadap varian baru virus," kata Nussenzweig, dilansir CNN.

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Mutasi pada virus memang memungkinan beberapa virus melarikan diri dari beberapa jenis antibodi. Tetapi tubuh orang yang sudah divaksin akan mengeluarkan pasukan dari berbagai jenis antibodi ke virus.

"Ketika Anda mulai menggabungkan semua campuran antibodi ini, artinya bersama-sama antibodi tersebut dapat melawan virus," sambungnya.

Artinya, dari penjelasan Nussenzweig, vaksin masih bisa melindungi orang-orang dari varian virus corona baru.

Ketika waktunya harus diperbarui, vaksin mRNA seperti yang dibuat Pfizer dan Moderna dapat diubah dengan sangat cepat.

"Haruskah vaksin diubah? Mungkin, tapi itu tidak berarti bahwa vaksin tidak akan efektif," lanjutnya.

Meski begitu, data lebih lanjut diperlukan untuk memantai efektivitas vaksin Pfizer dalam mencegah Covid-19 yang disebabkan oleh varian virus baru.

Studi ini diterbitkan secara daring di bioRxiv dan belum ditinjau oleh rekan sejawat (peer review).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Bantah Ada Vaksin Covid-19 di Mamuju yang Rusak Akibat Gempa

Kemenkes Bantah Ada Vaksin Covid-19 di Mamuju yang Rusak Akibat Gempa

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 19:01 WIB

Vaksin Covid-19 Buatan Oxford Bakal Dimodifikasi, Apa Tujuannya?

Vaksin Covid-19 Buatan Oxford Bakal Dimodifikasi, Apa Tujuannya?

Sulsel | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:45 WIB

Bupati Positif Corona Usai Suntik Vaksin COVID-19, Kata Dinkes Mengejutkan

Bupati Positif Corona Usai Suntik Vaksin COVID-19, Kata Dinkes Mengejutkan

Bali | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:36 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB